Sky dan Jatayu Airlines Utang Rp200 Juta
Senin, 13 November 2017 20:45 WIB
Manajer Umum BUBU Internasional Hang Nadim Batam Suwarso (antarakepri.com/Messa Haris)
Batam (Antara Kepri) - Dua maskapai penerbangan Sky dan Jatayu Airlines memiliki utang hingga Rp200 jutaan lebih kepada pihak Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
"Manajemennya (Sky dan Jatayu) sudah membayar sebagian," kata General Manager Umum Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso, Senin.
Ia menjelaskan, kedua maskapai penerbangan tersebut sudah memarkirkan pesawatnya kurang lebih tiga tahun.
Beberapa waktu lalu kata Suwarso ada upaya kedua manajemen maskapai tersebut untuk kembali beroperasi, namun karena terkendala utang tidak bisa dikeluarkan dari area bandara.
"Kalau sudah terpenuhi kewajiban mereka baru kita berikan izin terbang, kita juga sudah berkoordinasi dengan Airnav (Air Navigation)," kata dia.
Suwarso menyatakan, setiap pesawat yang parkir khususnya tipe 737 dikenakan biaya Rp75 ribu per hari untuk pesawat lokal.
Sementara untuk pesawat asing dengan tipe yang sama dikenakan biaya $25 US. "Kalau di atas itu saya tidak ingat, karena saya tidak pegang data," kata Suwarso.
suwarso juga mengatakan pesawat Sky dan Jatayu Airlines yang terpakir masih dalam kondisi layak terbang. "Kemarin teknisinya datang. Kondisinya masih bagus," pungkasnya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Messa Haris
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelindo Tanjungpinang layani 221.466 penumpang selama Natal dan Tahun baru
24 January 2026 18:19 WIB
KPK bawa barang bukti 2 koper dan 1 dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati
22 January 2026 16:27 WIB