Guruh Soekarno Putra ciptakan tarian Rampai Batam
Kamis, 1 Maret 2018 22:08 WIB
Guruh Soekarno Putra (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)
Batam (Antaranews Kepri) - Koreografer Indonesia Guruh Soekarno Putra menciptakan tarian Rampai Batam untuk mensukseskan iven Batam Menari yang digelar Badan Pengusahaan (BP) Batam pada 8 April mendatang.
Guruh, di Batam, Kamis, mengatakan tarian Rampai Batam diciptakan dari beberapa tarian mewakili etnik-etnik terbesar di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.
"Di sini kita lihat yang paling banyak dari etnis Melayu, Minang, Batak dan Tiongkok," katanya. Guruh menambahkan ada tujuh tim dari sanggar menari Kinarya Gencar Semarak Perkasa (Kinarya GSP) ke Kota Batam untuk melatih para penari di kota industri ini.
Guruh berharap para guru tari itu nantinya bisa melatih masyarakat agar bisa ikut serta dalam kegiatan Batam Menari. "Kita sudah dua bulan di sini untuk melatih guru-guru tari di Batam," katanya.
Guruh mengatakan apabila nantinya masyarakat Kota Batam kesulitan mengaplikasikan tarian tersebut, pihaknya akan memodifikasi gerakan sehingga lebih mudah diikuti.
Dia menyatakan tarian Rampai Batam akan dilakukan dengan durasi tujuh menit. Sementara untuk kostum pihaknya akan menggunakan lima unsur warna yang khas dengan daerah ini yaitu merah, hitam, kuning, biru dan hijau.
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh masyarakat mulai pelajar, mahasiswa instansi pemerintah, TNI, Polri di Kota Batam.
"Target peserta kita 16 ribu penari dengan harapan bisa memecahkan rekor MURI dan akan kita laksanakan pada 8 April mendatang," katanya.
Lukita berharap kegiatan Batam Menari bisa menjadi iven tahunan sehingga nantinya bisa menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung ke Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.
Lukita mengatakan dengan adanya kegiatan itu nantinya dapat menumbuhkan perekonomian Batam menjadi lebih baik. "Kami ingin Batam kembali maju dan sejahtera," ujarnya.(Antara)
Editor: Rusdianto
Guruh, di Batam, Kamis, mengatakan tarian Rampai Batam diciptakan dari beberapa tarian mewakili etnik-etnik terbesar di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.
"Di sini kita lihat yang paling banyak dari etnis Melayu, Minang, Batak dan Tiongkok," katanya. Guruh menambahkan ada tujuh tim dari sanggar menari Kinarya Gencar Semarak Perkasa (Kinarya GSP) ke Kota Batam untuk melatih para penari di kota industri ini.
Guruh berharap para guru tari itu nantinya bisa melatih masyarakat agar bisa ikut serta dalam kegiatan Batam Menari. "Kita sudah dua bulan di sini untuk melatih guru-guru tari di Batam," katanya.
Guruh mengatakan apabila nantinya masyarakat Kota Batam kesulitan mengaplikasikan tarian tersebut, pihaknya akan memodifikasi gerakan sehingga lebih mudah diikuti.
Dia menyatakan tarian Rampai Batam akan dilakukan dengan durasi tujuh menit. Sementara untuk kostum pihaknya akan menggunakan lima unsur warna yang khas dengan daerah ini yaitu merah, hitam, kuning, biru dan hijau.
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh masyarakat mulai pelajar, mahasiswa instansi pemerintah, TNI, Polri di Kota Batam.
"Target peserta kita 16 ribu penari dengan harapan bisa memecahkan rekor MURI dan akan kita laksanakan pada 8 April mendatang," katanya.
Lukita berharap kegiatan Batam Menari bisa menjadi iven tahunan sehingga nantinya bisa menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung ke Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.
Lukita mengatakan dengan adanya kegiatan itu nantinya dapat menumbuhkan perekonomian Batam menjadi lebih baik. "Kami ingin Batam kembali maju dan sejahtera," ujarnya.(Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Messa Haris
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bandara Soekarno Hatta catat 15 penerbangan tujuan Timur Tengah dibatalkan lagi
03 March 2026 14:38 WIB
201 penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta terdampak erupsi Lewotobi
15 November 2024 14:06 WIB, 2024
Bareskrim Polri tangkap dua pegawai maskapai swasta selundupkan narkoba
17 April 2024 15:23 WIB, 2024
Guruh Soekarnoputra kisahkan masa kecil yang dididik terus dekat dengan rakyat
26 February 2024 19:20 WIB, 2024
Pasangan Ganjar-Mahfud daftar ke Kantor KPU RI naik eks mobil dinas RI-1 Soekarno
19 October 2023 9:52 WIB, 2023
Tersangka RFP kasus pencurian modus akses ilegal diduga tidak beraksi sendirian
25 August 2023 12:46 WIB, 2023
Pemerintah buka Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta untuk penerbangan luar negeri
26 December 2022 18:03 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
DPRD Batam minta aparat usut penyebab kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL
12 March 2026 14:36 WIB