Sejumlah PPL pilkada tanjungpinang diusir
Selasa, 13 Maret 2018 9:32 WIB
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Sejumlah Petugas Pengawas Lapangan melaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, bahwa mereka mengalami pengusiran saat berada di lokasi kampanye pasangan calon peserta pilkada.
"Ada yang diusir, dan ada yang `dipermainkan`. Padahal mereka sedangkan menjalankan tugas pengawasan," kata Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Maryamah, di Tanjungpinang, Selasa.
Maryamah enggan membeberkan tim pemenangan pasangan calon yang mana yang memperlakukan tidak baik terhadap sejumlah PPL, dengan alasannya untuk menjaga kondusivitas pilkada.
Namun apa yang terjadi menjadi catatan Bawaslu Tanjungpinang.
"Sama-sama kita jaga ketertiban dan keamanan, jaga kondusivitas daerah agar pilkada terlaksana dengan baik," ucapnya.
Maryamah mengingatkan seluruh pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang beserta tim pemenangannya tidak menghalangi Komisioner Bawaslu Tanjungpinang dan jajarannya mengawasi pelaksanaan kampanye.
"Kami tentu akan mengambil langkah-langkah strategis jika tugas kami dihalangi. Kami berharap seluruh jajaran kami dapat bekerja maksimal," ucapnya.
Maryamah mengemukakan PPL sudah bekerja profesional. Mereka juga memiliki integritas dalam tugas sehari-hari.
"Independensi mereka teruji. Mereka memiliki integritas, dan giat," katanya.
Namun ia menyadari mental yang dimiliki PPL perlu ditingkatkan agar mampu menghadapi dinamika situasi di lapangan. Peningkatan mental PPL ini menjadi pekerjaan rumah bagi Bawaslu Tanjungpinang untuk memperkuat pengawasan.
"PPL merupakan ujung tombak pengawasan pilkada karena itu," katanya.
Editor: Rusdianto
"Ada yang diusir, dan ada yang `dipermainkan`. Padahal mereka sedangkan menjalankan tugas pengawasan," kata Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Maryamah, di Tanjungpinang, Selasa.
Maryamah enggan membeberkan tim pemenangan pasangan calon yang mana yang memperlakukan tidak baik terhadap sejumlah PPL, dengan alasannya untuk menjaga kondusivitas pilkada.
Namun apa yang terjadi menjadi catatan Bawaslu Tanjungpinang.
"Sama-sama kita jaga ketertiban dan keamanan, jaga kondusivitas daerah agar pilkada terlaksana dengan baik," ucapnya.
Maryamah mengingatkan seluruh pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang beserta tim pemenangannya tidak menghalangi Komisioner Bawaslu Tanjungpinang dan jajarannya mengawasi pelaksanaan kampanye.
"Kami tentu akan mengambil langkah-langkah strategis jika tugas kami dihalangi. Kami berharap seluruh jajaran kami dapat bekerja maksimal," ucapnya.
Maryamah mengemukakan PPL sudah bekerja profesional. Mereka juga memiliki integritas dalam tugas sehari-hari.
"Independensi mereka teruji. Mereka memiliki integritas, dan giat," katanya.
Namun ia menyadari mental yang dimiliki PPL perlu ditingkatkan agar mampu menghadapi dinamika situasi di lapangan. Peningkatan mental PPL ini menjadi pekerjaan rumah bagi Bawaslu Tanjungpinang untuk memperkuat pengawasan.
"PPL merupakan ujung tombak pengawasan pilkada karena itu," katanya.
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelindo Tanjungpinang layani 221.466 penumpang selama Natal dan Tahun baru
24 January 2026 18:19 WIB
Maskapai Garuda dikabarkan berhenti beroperasi di Bandara RHF Tanjungpinang
24 January 2026 5:01 WIB
Basarnas dan Kedubes Inggris perkuat kerja sama penanganan darurat WNA di Pulau Bintan
20 January 2026 19:13 WIB
Tim SAR gabungan cari pekerja yang hilang terseret arus di perairan Pulau Poto
20 January 2026 13:52 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB