Tanjungpinang (ANTARA) - Basarnas Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) dan Kedutaan Besar Inggris memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam bidang pencarian dan pertolongan, khususnya terkait penanganan darurat terhadap warga negara asing (WNA) di Pulau Bintan.
"Kegiatan ini sebagai langkah antisipatif apabila terjadi situasi darurat yang melibatkan warga negara Inggris di wilayah Tanjungpinang dan Bintan," kata Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Basarnas RI Didi Hamzar saat menerima kunjungan HM Consul for Indonesia and Timor Leste British Embassy Jakarta Ms. Charlotte Whitaker dan jajaran di Aula Lantai II Kantor Basarnas Tanjungpinang, Selasa.
Didi menyampaikan komitmen Basarnas dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan yang profesional, modern, dan teruji kepada seluruh masyarakat, termasuk warga negara asing.
Baca juga: Danrem 033/WP kawal kebijakan ketahanan pangan nasional
"Sinergi dan komunikasi lintas negara sangat penting guna memastikan respons cepat dan efektif dalam penanganan keadaan darurat," ujarnya.
Sementara, Ms. Charlotte Whitaker menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Basarnas Tanjungpinang.
Ia menjelaskan seiring meningkatnya jumlah wisatawan asal Inggris ke Indonesia, terutama di wilayah Kepri, menjadi perhatian tersendiri bagi pihak Kedutaan Besar Inggris.
"Melalui kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan konsular serta memperkuat kerja sama dengan otoritas setempat," sebutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Basarnas Tanjungpinang Fazzli turut memaparkan tugas pokok, fungsi, serta kesiapsiagaan jajarannya dalam menangani berbagai potensi keadaan darurat di wilayah perairan maupun daratan.
Baca juga: Mensos soroti peluang kerjasama dengan industri untuk tekan angka kemiskinan
Ia juga menyampaikan kesiapan Basarnas Tanjungpinang untuk terus berkoordinasi dengan perwakilan negara sahabat dan instansi terkait lainnya.
"Semoga ke depan hubungan antara Basarnas dan Kedutaan Besar Inggris semakin erat guna mendukung keselamatan dan keamanan seluruh masyarakat serta wisatawan di wilayah Tanjungpinang dan Bintan," ucap Fazzli.
Rangkaian kegiatan ini turut diisi dengan diskusi membahas mekanisme koordinasi, alur komunikasi dalam kondisi darurat, serta peluang kolaborasi Basarnas dan Kedutaan Besar Inggris ke depannya.
Baca juga:
Polres Natuna tahan oknum ASN terduga pelaku persetubuhan anak
Ombudsman Kepri apresiasi penggagalan 1.897 ton beras ilegal
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas dan Kedubes Inggris perkuat kerja sama penanganan darurat WNA

Komentar