Siswa SMP Karimun lulus 99,89 persen
Rabu, 30 Mei 2018 15:08 WIB
Ilustrasi: pengumuman kelulusan siswa SMP di Tanjungpinang (Antaranews Kepri)
Karimun (Antaranews Kepri) - Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menyatakan tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMP sederajat sebesar 99,89 persen.
"Dari 3.986 siswa di 60 sekolah yang mengikuti UN, sebanyak 4 siswa tidak lulus. Atau kelulusan sebesar 99,89 persen," kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Bakri Hasyim mengatakan, dari 60 sekolah yang mengikuti UN, sebanyak 10 sekolah ditetapkan masuk 10 besar, yaitu SMPN 2 Tebing, MTs Attaufiq, SMPS Maha Bodhi, SD-SMP Negeri 8 Satu atap Moro dan SMPS Santo Yusup.
Kemudian, SMPN 2 Moro, SMPN 1 Kundur Utara, SMPIT Darul Mukmin, SD-SMPN 4 Satu Atap Tebing dan SD-SMPN 3 Satu Atap Moro.
Untuk siswa se-Karimun yang masuk 10 besar, dia mengatakan diraih siswa SMPN 2 Tebing atas nama Al Nilam Anjani Sujono dengan nilai 350,5, Mullyana dengan nilai 349,5 dari SMPN 2 Tebing, Crystina dengan nilai 328,5 dari SMPN 1 Kundur, Jesslyn dari SMPS Santo Yusup dengan nilai 345 dan Delvi Indah Cahyani dengan nilai 345 dari SMPN 2 Tebing.
Selanjutnya, Willson dengan nilai 344,5 dan Kenny Chen 344 dari SMPS Maha Bodhi, Ni Putu Ayu Sattvika Adnyani dengan nilai 343 dari SMPS Santo Yusup, Erwin dengan nilai 340,5 dari SMPN 1 Meral dan Kellie Leslie 340 dari siswa SMPS Maha Bodhi.
Sementara itu, sebanyak 4 siswa yang tidak lulus, Bakri mengatakan berasal dari SMPN 1 Tebing, SMPN 1 Ungar, dan dua orang dari SMPS Al Mimmah Kecamatan Meral.
"Keempat siswa tersebut tidak lulus karena karakter yang tidak bisa diterima pihak sekolah," kata dia.
Bagi siswa yang tidak lulus, kata dia, bisa mengikuti ujian Paket B pada tahun depan atau kembali mengulang di sekolah.
Terpisah, Kepala SMP Swasta Muhammadiyah Karimun Yuli Elviza mengatakan, siswa yang mengikuti UN di sekolahnya lulus 100 persen.
"Tahun ini kami menggelar UNBK, dengan peserta 35 siswa. Semuanya lulus," kata dia.
Kelulusan peserta UN 2018 tingkat SMP dan sederajat diumumkan secara serentak di sekolah masing-masing pada Senin (28/5) sore.
"Dari 3.986 siswa di 60 sekolah yang mengikuti UN, sebanyak 4 siswa tidak lulus. Atau kelulusan sebesar 99,89 persen," kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Bakri Hasyim mengatakan, dari 60 sekolah yang mengikuti UN, sebanyak 10 sekolah ditetapkan masuk 10 besar, yaitu SMPN 2 Tebing, MTs Attaufiq, SMPS Maha Bodhi, SD-SMP Negeri 8 Satu atap Moro dan SMPS Santo Yusup.
Kemudian, SMPN 2 Moro, SMPN 1 Kundur Utara, SMPIT Darul Mukmin, SD-SMPN 4 Satu Atap Tebing dan SD-SMPN 3 Satu Atap Moro.
Untuk siswa se-Karimun yang masuk 10 besar, dia mengatakan diraih siswa SMPN 2 Tebing atas nama Al Nilam Anjani Sujono dengan nilai 350,5, Mullyana dengan nilai 349,5 dari SMPN 2 Tebing, Crystina dengan nilai 328,5 dari SMPN 1 Kundur, Jesslyn dari SMPS Santo Yusup dengan nilai 345 dan Delvi Indah Cahyani dengan nilai 345 dari SMPN 2 Tebing.
Selanjutnya, Willson dengan nilai 344,5 dan Kenny Chen 344 dari SMPS Maha Bodhi, Ni Putu Ayu Sattvika Adnyani dengan nilai 343 dari SMPS Santo Yusup, Erwin dengan nilai 340,5 dari SMPN 1 Meral dan Kellie Leslie 340 dari siswa SMPS Maha Bodhi.
Sementara itu, sebanyak 4 siswa yang tidak lulus, Bakri mengatakan berasal dari SMPN 1 Tebing, SMPN 1 Ungar, dan dua orang dari SMPS Al Mimmah Kecamatan Meral.
"Keempat siswa tersebut tidak lulus karena karakter yang tidak bisa diterima pihak sekolah," kata dia.
Bagi siswa yang tidak lulus, kata dia, bisa mengikuti ujian Paket B pada tahun depan atau kembali mengulang di sekolah.
Terpisah, Kepala SMP Swasta Muhammadiyah Karimun Yuli Elviza mengatakan, siswa yang mengikuti UN di sekolahnya lulus 100 persen.
"Tahun ini kami menggelar UNBK, dengan peserta 35 siswa. Semuanya lulus," kata dia.
Kelulusan peserta UN 2018 tingkat SMP dan sederajat diumumkan secara serentak di sekolah masing-masing pada Senin (28/5) sore.
Pewarta : Rusdianto
Editor : Kabiro kepri
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
110 siswa SMP dan SMA di Purworejo dibawa ke puskesmas diduga keracunan MBG
03 October 2025 15:12 WIB
Siswa SMP di Batam harapkan BI hadir ke sekolah, sosialisasi penggunaan QRIS
25 July 2025 22:01 WIB, 2025
Disdik Batam tangani 1.039 siswa SMP belum tertampung lewat layanan posko
02 July 2025 16:59 WIB, 2025
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BP3MI Kepri matangkan skema khusus pekerja perbatasan Karimun dan Meranti
26 September 2026 17:22 WIB
ISMI Kepri 2026--2030 resmi dikukuhkan, Misni minta amanah dijalankan untuk kemajuan daerah
26 September 2026 15:49 WIB
Pemkot Batam bangun kolam retensi dan drainase di sejumlah kawasan untuk atasi genangan
25 September 2026 14:06 WIB