Pertumbuhan ekonomi Kepri urutan 30 dari 34 provinsi
Rabu, 6 Februari 2019 22:49 WIB
Konstruksi menjadi salah satu penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2018 (Antaranews Kepri/Ogen)
Tanjungpinang (AntaranewsKepri) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau tahun 2018 menempati urutan ke-30 dari 34 provinsi se-Indonesia.
"Kendati masih rendah dibanding daerah lain. Ekonomi Kepri 2018 jauh lebih baik dibanding 2017," kata Kepala BPS Kepri, Zulkipli, Rabu (6/2).
Menurut Zulkipli, perekonomian Kepri 2018 tumbuh sebesar 4,56 persen, tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan 2017 yang hanya tumbuh 2,00 persen.
Meningkatnya perekonomian Kepri 2018, kata Zulkipli, didorong oleh Kategori Industri Pengolahan yang mempunyai andil pertumbuhan sebesar 1,55 persen, diikuti oleh kategori Konstruksi 1,39 persen, dan kategori Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,52 persen.
Menurut dia, ekonomi Kepri triwulan IV tahun 2018 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 3,07 persen.
Dari sisi produksi sebagian besar kategori lapangan usaha mengalami pertumbuhan.
Tiga kategori yang memberikan andil pertumbuhan terbesar antara lain, kategori Pertambangan dan Penggalian 1,52 persen, kategori IndustriPengolahan 0,46 persen, dan kategori Administrasi Pemerintahan Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 0,31 persen.
"Dari sisi pengeluaran, yang mempunyai andil terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah Konsumsi Pemerintah sebesar 3,58 persen," ungkapnya.
Dia menambahkan, dalam lingkup regional, PDRB Kepulauan Riau triwulan IV tahu 2018 memberikan kontribusi sebesar 7,94persen terhadap PDRB Pulau Sumatera.
"Kendati masih rendah dibanding daerah lain. Ekonomi Kepri 2018 jauh lebih baik dibanding 2017," kata Kepala BPS Kepri, Zulkipli, Rabu (6/2).
Menurut Zulkipli, perekonomian Kepri 2018 tumbuh sebesar 4,56 persen, tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan 2017 yang hanya tumbuh 2,00 persen.
Meningkatnya perekonomian Kepri 2018, kata Zulkipli, didorong oleh Kategori Industri Pengolahan yang mempunyai andil pertumbuhan sebesar 1,55 persen, diikuti oleh kategori Konstruksi 1,39 persen, dan kategori Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,52 persen.
Menurut dia, ekonomi Kepri triwulan IV tahun 2018 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 3,07 persen.
Dari sisi produksi sebagian besar kategori lapangan usaha mengalami pertumbuhan.
Tiga kategori yang memberikan andil pertumbuhan terbesar antara lain, kategori Pertambangan dan Penggalian 1,52 persen, kategori IndustriPengolahan 0,46 persen, dan kategori Administrasi Pemerintahan Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 0,31 persen.
"Dari sisi pengeluaran, yang mempunyai andil terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah Konsumsi Pemerintah sebesar 3,58 persen," ungkapnya.
Dia menambahkan, dalam lingkup regional, PDRB Kepulauan Riau triwulan IV tahu 2018 memberikan kontribusi sebesar 7,94persen terhadap PDRB Pulau Sumatera.
Pewarta : Ogen
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Enam desa di Kepri jadi sasaran proyek penguatan ekonomi biru berbasis alam
11 February 2026 6:18 WIB
Di Tanjungpinang, Kepala BPS RI ajak pemda se-Kepri sukseskan sensus ekonomi 2026
31 January 2026 19:25 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
BI Kepri siapkan Rp2,9 triliun uang kartal untuk momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026
13 February 2026 17:54 WIB
Harga emas di Pegadaian hari ini Jumat 13 Februari naik, tembus Rp3 juta/ gram
13 February 2026 8:36 WIB