Dinkes Karimun koordinasi peningkatan kewaspadaan virus corona di pelabuhan
Senin, 2 Maret 2020 18:42 WIB
Penumpang kapal dari Malaysia saat tiba di pelabuhan Internasional Harbourbay Batam, 20 Pebruari 2020. Foto ANTARA/Evy R.Syamsir
Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengkoordinasikan langkah-langkah antisipasi dan peningkatan kewaspadaan virus corona atau COVID-19 dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat.
"Besok kita adakan pertemuan dengan KKP. Intinya, membahas teknis pencegahan masuknya virus corona di pelabuhan, tidak hanya pelabuhan internasional, tetapi juga di pelabuhan domestik," kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi ketika dihubungi di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Rachmadi mengatakan, peningkatan pengawasan dan pencegahan masuknya virus corona di pelabuhan perlu dilakukan menyusul pemberlakuan status waspada virus corona di Batam.
Peningkatan kewaspadaan terhadap virus corona menurut dia dilakukan setelah adanya pengumuman dari pemerintah terkait adanya warga yang terinfeksi COVID-19 di Depok, Jawa Barat.
Karimun yang memiliki rute pelayaran kapal ke Singapura dan Malaysia, menurut dia juga rentan terhadap virus corona mengingat dua negara jiran tersebut sudah tertular wabah corona.
"Kita berharap jangan sampai wabah ini masuk ke Karimun," katanya.
Sementara itu, pejabat Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Novi membenarkan bahwa pihaknya akan menggelar rapat koordinasi untuk membahas peningkatan pencegahan virus corona di pelabuhan.
"Besok rapat dipimpin Kepala KKP, untuk keterangan selanjutnya, sebaiknya besok saja karena Kepala KKP hari ini masih berada di Batam," ujar Novi melalui pembicaraan telepon.
"Besok kita adakan pertemuan dengan KKP. Intinya, membahas teknis pencegahan masuknya virus corona di pelabuhan, tidak hanya pelabuhan internasional, tetapi juga di pelabuhan domestik," kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi ketika dihubungi di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Rachmadi mengatakan, peningkatan pengawasan dan pencegahan masuknya virus corona di pelabuhan perlu dilakukan menyusul pemberlakuan status waspada virus corona di Batam.
Peningkatan kewaspadaan terhadap virus corona menurut dia dilakukan setelah adanya pengumuman dari pemerintah terkait adanya warga yang terinfeksi COVID-19 di Depok, Jawa Barat.
Karimun yang memiliki rute pelayaran kapal ke Singapura dan Malaysia, menurut dia juga rentan terhadap virus corona mengingat dua negara jiran tersebut sudah tertular wabah corona.
"Kita berharap jangan sampai wabah ini masuk ke Karimun," katanya.
Sementara itu, pejabat Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Novi membenarkan bahwa pihaknya akan menggelar rapat koordinasi untuk membahas peningkatan pencegahan virus corona di pelabuhan.
"Besok rapat dipimpin Kepala KKP, untuk keterangan selanjutnya, sebaiknya besok saja karena Kepala KKP hari ini masih berada di Batam," ujar Novi melalui pembicaraan telepon.
Pewarta : Rusdianto
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reisa minta keuarga pastikan lansia sehat sebelum akses vaksin booster kedua
12 December 2022 20:29 WIB, 2022
Pemkot Batam miliki stok vaksin COVID-19 penguat jenis Pfizer 1.596 dosis
14 November 2022 17:12 WIB, 2022
Satgas Penanganan COVID-19 Kepri minta pemerintah pusat tambah vaksin
22 September 2022 19:21 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pemkot Batam bayarkan premi jaminan sosial ketenagakerjaan 2026 bagi 2.500 petani
11 May 2026 14:50 WIB