Rumah sakit di Batam seharusnya evaluasi diet pasien COVID-19
Jumat, 10 April 2020 18:06 WIB
Sosialisasi COVID-19 di Batam. (ANTARA/Naim)
Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam meminta rumah sakit rujukan mengevaluasi diet yang diberikan kepada pasien positif COVID-19, agar bisa lebih cepat pulih.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Azril, Jumat, menyatakan RS Badan Pengusahaan Batam dan RSUD Embung Fatimah dianggap masih mampu menangani penyakit COVID-19.
Dan dua rumah sakit itu masih menjadi rujukan pasien yang terpapar virus SARS-CoV-2, lanjut Azril.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepri menyatakan telah memberikan masukan kepada rumah sakit rujukan, mengenai diet untuk pasien positif COVID-19
Menurut Didi, itu perlu dilakukan, mengingat hingga kini, belum ada pasien yang dinyatakan sembuh, padahal sudah dirawat relatif lama.
"Mungkin dietnya kurang bagus. Mungkin. Kita belum cek benar," kata dia.
Ia mengatakan semestinya diet untuk pasien positif COVID-19 seperti yang diterapkan di Shanghai, diberikan telur dan susu. Dan kalau di Jakarta ditambah vitamin C dan vitamin E.
"Kita sudah kasih masukan ke direktur, untuk evaluasi. Kenapa belum juga negatif pasien nomor 3, masih diisolasi sampai sekarang," kata dia.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Azril, Jumat, menyatakan RS Badan Pengusahaan Batam dan RSUD Embung Fatimah dianggap masih mampu menangani penyakit COVID-19.
Dan dua rumah sakit itu masih menjadi rujukan pasien yang terpapar virus SARS-CoV-2, lanjut Azril.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepri menyatakan telah memberikan masukan kepada rumah sakit rujukan, mengenai diet untuk pasien positif COVID-19
Menurut Didi, itu perlu dilakukan, mengingat hingga kini, belum ada pasien yang dinyatakan sembuh, padahal sudah dirawat relatif lama.
"Mungkin dietnya kurang bagus. Mungkin. Kita belum cek benar," kata dia.
Ia mengatakan semestinya diet untuk pasien positif COVID-19 seperti yang diterapkan di Shanghai, diberikan telur dan susu. Dan kalau di Jakarta ditambah vitamin C dan vitamin E.
"Kita sudah kasih masukan ke direktur, untuk evaluasi. Kenapa belum juga negatif pasien nomor 3, masih diisolasi sampai sekarang," kata dia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reisa minta keuarga pastikan lansia sehat sebelum akses vaksin booster kedua
12 December 2022 20:29 WIB, 2022
Pemkot Batam miliki stok vaksin COVID-19 penguat jenis Pfizer 1.596 dosis
14 November 2022 17:12 WIB, 2022
Satgas Penanganan COVID-19 Kepri minta pemerintah pusat tambah vaksin
22 September 2022 19:21 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB