Batam rancang kembali kegiatan pariwisata era adaptasi baru
Minggu, 19 Juli 2020 14:28 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata. ANTARA/Naim
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menyusun kembali sejumlah kegiatan pariwisata pada era adaptasi baru COVID-19.
"Kami sedang mendata dengan hati-hati, kegiatan-kegiatan pariwisata yang akan akan diselenggarakan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata di Batam, Ahad.
Ia menyatakan sejumlah kegiatan periwisata memang sempat ada yang dibatalkan dan ditunda akibat pandemi COVID-19.
Namun, setelah kurva penularan virus corona di Batam menunjukkan tren penurunan, maka pemerintah kembali berupaya menghidupkan dan merencanakan sejumlah acara.
"Di antaranya, Batam Fashion Week sedang dalam perencanaan. Kemudian, Batam Night Market, termasuk MTQ tetap dilaksanakan," kata Ardi.
Tentu saja, katanya, pelaksanaan agenda pariwisata tetap mengedepankan protokol kesehatan, agar tidak menjadi klaster penularan baru COVID-19.
Menurut dia, meski sejumlah kegiatan sempat dibatalkan dan ditunda, namun tidak membuat kreator acara menjadi lesu, malah sebaliknya, mereka semakin kreatif.
"Malah ada kegiatan yang baru, mereka merekayasa acara-acara, seperti nonton drive thru, new normal di Nuvasa. Mereka mengkreasikan acara dengan menyesuaikan diri di masa ini," kata mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Batam itu.
Ia pun optimistis pariwisata di Batam segera pulih di era baru ini. Paling tidak, untuk kegiatan-kegiatan lokal, karena kedatangan wisman masih dibatasi.
"Kami sedang mendata dengan hati-hati, kegiatan-kegiatan pariwisata yang akan akan diselenggarakan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata di Batam, Ahad.
Ia menyatakan sejumlah kegiatan periwisata memang sempat ada yang dibatalkan dan ditunda akibat pandemi COVID-19.
Namun, setelah kurva penularan virus corona di Batam menunjukkan tren penurunan, maka pemerintah kembali berupaya menghidupkan dan merencanakan sejumlah acara.
"Di antaranya, Batam Fashion Week sedang dalam perencanaan. Kemudian, Batam Night Market, termasuk MTQ tetap dilaksanakan," kata Ardi.
Tentu saja, katanya, pelaksanaan agenda pariwisata tetap mengedepankan protokol kesehatan, agar tidak menjadi klaster penularan baru COVID-19.
Menurut dia, meski sejumlah kegiatan sempat dibatalkan dan ditunda, namun tidak membuat kreator acara menjadi lesu, malah sebaliknya, mereka semakin kreatif.
"Malah ada kegiatan yang baru, mereka merekayasa acara-acara, seperti nonton drive thru, new normal di Nuvasa. Mereka mengkreasikan acara dengan menyesuaikan diri di masa ini," kata mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Batam itu.
Ia pun optimistis pariwisata di Batam segera pulih di era baru ini. Paling tidak, untuk kegiatan-kegiatan lokal, karena kedatangan wisman masih dibatasi.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mandiri Bintan Marathon perkuat komitmen keberlanjutan lingkungan lewat tanam mangrove
09 May 2026 11:49 WIB
Harga tiket reri Singapura-Batam naik, Disbudpar pastikan wisata tetap normal
13 March 2026 15:42 WIB
Komisi VII DPR RI soroti wisman Singapura dan Malaysia belanja sembako di Batam
11 February 2026 9:04 WIB
Disbudpar Batam sebut transportasi AirFish tambah daya tarik wisman Singapura
07 February 2026 11:30 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pemprov Kepri kembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di Kabupaten Lingga
26 May 2026 12:03 WIB