Dua penambang tertimbun longsor
Minggu, 13 Desember 2020 5:19 WIB
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran dua penambang emas tertimbun longsor di Desa Citorek Sabrang Kabupaten Lebak hingga tiga hari terakhir belum ditemukan.
Lebak (ANTARA) - Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua penambang emas tertimbun longsor di Desa Citorek Sabrang, Kabupaten Lebak di mana hingga tiga hari terakhir belum ditemukan.
"Kami berharap melalui penyisiran itu dapat ditemukan korban tertimbun longsor," kata Kepala Basarnas Banten Zaenal Aripin di Lebak, Sabtu.
Tim SAR gabungan terdiri atas personel Basarnas, BPBD Lebak, BPBD Banten, TNI, Polri, relawan dan masyarakat setempat. Mereka melakukan penyisiran lokasi melalui jalan darat hingga menuju arah hilir sungai sejauh 12 kilometer, sampai Jembatan Sarinin.
Selain itu, katanya, penyisiran sungai dengan menggunakan perahu karet dari Jembatan Cikampa menuju arah hilir sungai sejauh 15 kilometer sampai Jembatan Cihambali.
Tim SAR gabungan menghentikan pencarian karena tidak ditemukan tanda-tanda korban, namun pencarian akan dilanjutkan kembali.
"Kedua korban tertimbun longsor itu atas nama Rudi (37) dan Mahmudin (44), warga Citorek Sabrang, sedangkan empat rekan lainnya yang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal," katanya.
Lanjutan pencarian oleh tim SAR gabungan juga belum memperoleh hasil. Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (13/12).
Kondisi medan timbunan longsor membuat tim mengalami kesulitan untuk menemukan dua korban penambang emas tanpa izin itu.
"Kami berharap pencarian besok (13/12) berjalan lancar dan bisa ditemukan dua korban tertimbun longsor," ujarnya.
"Kami berharap melalui penyisiran itu dapat ditemukan korban tertimbun longsor," kata Kepala Basarnas Banten Zaenal Aripin di Lebak, Sabtu.
Tim SAR gabungan terdiri atas personel Basarnas, BPBD Lebak, BPBD Banten, TNI, Polri, relawan dan masyarakat setempat. Mereka melakukan penyisiran lokasi melalui jalan darat hingga menuju arah hilir sungai sejauh 12 kilometer, sampai Jembatan Sarinin.
Selain itu, katanya, penyisiran sungai dengan menggunakan perahu karet dari Jembatan Cikampa menuju arah hilir sungai sejauh 15 kilometer sampai Jembatan Cihambali.
Tim SAR gabungan menghentikan pencarian karena tidak ditemukan tanda-tanda korban, namun pencarian akan dilanjutkan kembali.
"Kedua korban tertimbun longsor itu atas nama Rudi (37) dan Mahmudin (44), warga Citorek Sabrang, sedangkan empat rekan lainnya yang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal," katanya.
Lanjutan pencarian oleh tim SAR gabungan juga belum memperoleh hasil. Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (13/12).
Kondisi medan timbunan longsor membuat tim mengalami kesulitan untuk menemukan dua korban penambang emas tanpa izin itu.
"Kami berharap pencarian besok (13/12) berjalan lancar dan bisa ditemukan dua korban tertimbun longsor," ujarnya.
Pewarta : Mansyur suryana
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi periksa remaja yang lakukan penusukan ayah di Jaksel secara bertahap
02 December 2024 7:07 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
BP Batam tuntaskan proses verifikasi lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih
17 August 2026 16:03 WIB
Pemkot Batam tunggu hasil penyelidikan terkait cabut izin tempat hiburan malam bermasalah
17 August 2026 12:21 WIB