Menag: Ceramah Syekh Ali Jaber teduh dan tidak provokatif
Kamis, 14 Januari 2021 17:56 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat dimintai keterangan di UIN Radin Intan Lampung, Bandarlampung, Kamis. (14/1/2021). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Bandarlampung (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa Syekh Ali Jaber atau Ali Saleh Mohammed Ali Jaber merupakan orang baik dan ceramah-ceramahnya teduh serta tidak provokatif.
"Kita ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Syekh Ali Jaber, tentu ini kehilangan besar bagi umat muslim," kata Menag di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya, almarhum merupakan seorang panutan bagi umat Islam khususnya, sebab yang bersangkutan selalu menyampaikan tausiah dengan tenang dan mengajak kepada kebaikan.
"Marilah kita doakan Syekh Ali Jaber mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," kata dia lagi.
Sedangkan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) KH Moh Mukri mengungkapkan hal serupa terkait meninggalnya Syekh Ali Jaber.
"Yang bersangkutan ini orang baik dalam ceramahnya mengajak saling mengasihi teduh dan tidak provokatif beliau panutanlah," kata dia.
Ia pun mengatakan bahwa Syekh Ali Jaber merupakan ulama hafiz Al Quran dan ceramah-ceramahnya tidak memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia menyejukkan umat.
Menurutnya, sesungguhnya ulama-ulama seperti Syekh Ali Jaber yang diperlukan oleh bangsa ini, sebab almarhum tidak memiliki tendensi untuk merusak negara ini dalam setiap tausiahnya.
"Yang bersangkutan ini benar-benar orang baik, tentunya semua umat muslim merasa kehilangan," kata Mukri yang juga Rektor UIN Raden Intan Lampung itu.
"Kita ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Syekh Ali Jaber, tentu ini kehilangan besar bagi umat muslim," kata Menag di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya, almarhum merupakan seorang panutan bagi umat Islam khususnya, sebab yang bersangkutan selalu menyampaikan tausiah dengan tenang dan mengajak kepada kebaikan.
"Marilah kita doakan Syekh Ali Jaber mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," kata dia lagi.
Sedangkan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) KH Moh Mukri mengungkapkan hal serupa terkait meninggalnya Syekh Ali Jaber.
"Yang bersangkutan ini orang baik dalam ceramahnya mengajak saling mengasihi teduh dan tidak provokatif beliau panutanlah," kata dia.
Ia pun mengatakan bahwa Syekh Ali Jaber merupakan ulama hafiz Al Quran dan ceramah-ceramahnya tidak memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia menyejukkan umat.
Menurutnya, sesungguhnya ulama-ulama seperti Syekh Ali Jaber yang diperlukan oleh bangsa ini, sebab almarhum tidak memiliki tendensi untuk merusak negara ini dalam setiap tausiahnya.
"Yang bersangkutan ini benar-benar orang baik, tentunya semua umat muslim merasa kehilangan," kata Mukri yang juga Rektor UIN Raden Intan Lampung itu.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri Sosial berikan bantuan kapal untuk transportasi anak sekolah di pulau di Batam
20 October 2023 11:23 WIB, 2023
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB