Disdik Kepri siapkan anggaran Rp47 miliar untuk program seragam gratis

id Seragam sekolah gratis

Disdik Kepri siapkan anggaran  Rp47 miliar untuk program seragam gratis

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Muhammad Dali. (ANTARA/Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Dali menyampaikan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan program seragam sekolah gratis bagi siswa tingkat SMA/SMK/SLB tahun 2022 sekitar Rp47 miliar.

"Kami sudah menghitung dan melaporkan kepada Pak Gubernur Ansar Ahmad bahwa anggaran yang perlu disiapkan sebesar Rp47 miliar," kata Dali di Tanjungpinang, Selasa.

Dali menyampaikan anggaran senilai Rp47 miliar tersebut diperuntukkan khusus pengadaan seragam putih abu-abu.

Sementara untuk seragam khusus lainnya, seperti pakaian kurung melayu, olahraga, dan batik masih dibebankan kepada masing-masing orang tua siswa.

"Ke depan pihak sekolah yang akan mengelola pengadaan seragam sekolah tersebut, karena dua tahun terakhir ini orang tua siswa dibebaskan membeli sendiri seragam buat anak-anak mereka," ujarnya.

Lanjut Dali, pihaknya tinggal menunggu instruksi dari Gubernur terkait realisasi program seragam sekolah gratis tersebut. Sedangkan, Dinas Pendidikan hanya menyiapkan skema penyalurannya.

Dia optimis program ini akan terwujud di 2022, sebab telah menjadi visi-misi Gubernur Ansar Ahmad dan Wakilnya Marlin Agustina saat kampanye Pilkada Serentak 2020.

"Mudah-mudahan dapat terlaksana sebagaimana komitmen Pak Gubernur," ungkapnya.

Secara terpisah, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan program seragam sekolah gratis bertujuan membantu meringankan beban orang tua siswa saat tahun ajaran baru, ditambah kondisi pandemi COVID-19 berdampak pada pelemahan ekonomi masyarakat.

"Uang seragam sekolah baru sangat memberatkan orang tua, karena biasanya dibayar sekaligus. Sehingga jadi fokus kita, sambil menghitung kekuatan APBD untuk program SPP gratis," ucap Ansar singkat.

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE