
TNI/Polri salurkan bantuan sembako masyarakat terdampak PPKM darurat

Batam (ANTARA) - TNI dan Polri menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat kecil khususnya yang ekonominya terdampak penerapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.
Danlanud Hang Nadim Letkol Pnb Iwan Setiawan menyatakan bantuan itu sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat di tengah pandemik COVID-19.
"Pemerintah juga memikirkan masyarakat yang terdampak karena situasi PPKM darurat. Atas nama pemerintah, maka hari ini saya bersama Kapolres dan Dandim, memberikan paket sembako," kata Danlanud di Batam, Ahad.
Bantuan berupa beras, gula, minyak goreng, teh celup dan masker itu menyasar warga yang ekonominya terdampak pandemik COVID-19, terutama pedagang kecil, yang usahanya terkendala penerapan kebijakan PPKM darurat.
Ia menyampaikan kebijakan PPKM darurat sengaja disusun untuk meminimalkan potensi penyebaran COVID-19, karena masyarakat diharapkan mematuhinya.
"Maka dari itu, para pedagang kecil harus tetap ikuti aturan yang diberlakukan dalam PPKM darurat ini dengan jam tutup malam 20.00. Mungkin memang pendapatan yang biasanya cukup jadi berkurang karena adanya PPKM ini," kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanud Hang Nadim berharap bantuan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pemberlakukan PPKM darurat.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur mengatakan PPKM darurat berimbas pada berkurangnya pendapatan masyarakat.
Pembatasan mobilitas dalam PPKM darurat tentunya akan memengaruhi ekonomi masyarakat.
"Penanganan krisis ini tentunya berdimensi juga pada bidang ekonomi, sehingga kami TNI-Polri berusaha untuk mengeleminasi untuk mengurangi dampak dari pada penanganan PPKM darurat," ucap dia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
