Polisi awasi penjualan obat-obatan dan oksigen di apotek

id Polisi awasi apotek

Polisi awasi penjualan obat-obatan dan oksigen di apotek

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra. (Antara/Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Polres Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau, mengawasi penjualan obat-obatan dan oksigen di semua apotek saat pandemi COVID-19 agar tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra menyampaikan pengawasan rutin sudah dilakukan sejak awal COVID-19 hingga penerapan PPKM level empat yang saat ini tengah berjalan.

"Total ada sekitar 52 apotek yang kita awasi setiap hari. Sampai sejauh ini belum diitemukan ada yang melanggar," kata Rio di Tanjungpinang, Rabu.

Rio mengingatkan kepada seluruh apotek agar tidak melakukan penimbunan obat-obatan dan oksigen selama pandemi karena dapat memicu kenaikan harga jual barang-barang tersebut.

Dia tidak ingin momen COVID-19 justru dimanfaatkan oleh oknum atau pihak-pihak tertentu untuk mengeruk keuntungan dengan menimbun apa yang kebutuhan utama masyarakat di masa pandemi ini.

"Kalau ada yang terbukti melanggar akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," katanya menegaskan.

Rio juga memastikan bahwa saat ini stok obat-obatan dan oksigen khususnya untuk penanganan COVID-19 di daerah tersebut aman dan mencukupi.

"Suplai oksigen ke rumah sakit masih aman dan lancar," demikian Rio.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar