Harga minyak mentah naik dipicu merebaknya varian Delta

id harga minyak

Harga minyak mentah naik dipicu merebaknya varian Delta

Dokumentasi - Kapal tanker bersandar pengilangan minyak, Bayonne, New Jersey, Amerika Serikat. ANTARA/REUTERS/Lucas Jackson/aa.

New York (ANTARA) - Harga minyak di New York Mercantile Exchange pada perdagangan Selasa ditutup naik, setelah aksi jual besar-besaran menyusul kekhawatiran semakin merebaknya penyebaran varian Delta COVID-19.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik 1,59 dolar, atau 2,3 persen menjadi ditutup pada 70,63 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara, harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman September bertambah 1,81 dolar AS, atau 2,7 persen, menjadi menetap di 68,29 dolar AS per barel.

Sehari sebelumnya, Senin, patokan minyak mentah AS dan Brent masing-masing turun 2,6 persen dan 2,3 persen, karena para khawatir tentang prospek permintaan di tengah cepatnya penyebaran varian Delta COVID-19.

Pedagang menunggu data resmi tentang persediaan bahan bakar AS karena Administrasi Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan status minyak mingguannya pada hari Rabu.

Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 600.000 barel dalam pasokan minyak mentah AS untuk minggu lalu.

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE