Logo Header Antaranews Kepri

Pengamat: Gedung Sarinah dapat jadi tempat gelar "Citayam Fashion Week"

Jumat, 22 Juli 2022 19:56 WIB
Image Print
Sekelompok remaja asal Citayam dengan gaya berbusana yang nyentrik berkumpul di kawasan Sudirman Jakarta, Rabu (6/7/2022). ANTARA/Chairul Rohman/am.
Sejak awal, Sarinah menawarkan tempat itu sebagai cretive centre (pusat kreasi) buat generasi muda

Jakarta (ANTARA) - Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Nirwono Joga menilai Gedung Sarinah dapat menjadi salah satu pilihan tempat bagi para anak muda untuk menggelar peragaan busana "Citayam Fashion Week".

Menurut Nirwono, Sarinah yang baru saja selesai dipugar atas inisiasi Menteri BUMN Erick Thohir itu bisa menjadi tempat untuk menggelar "Citayam Fashion Week" karena gedung tersebut merupakan salah satu tempat di Jakarta yang memang diperuntukkan sebagai ruang kreasi bagi anak muda.

"Sejak awal, Sarinah menawarkan tempat itu sebagai cretive centre (pusat kreasi) buat generasi muda," katanya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat,

Lebih lanjut, Nirwono pun menilai fenomena "Citayam Fashion Week" di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpulnya remaja asal Sudirman, Citayam, Bojong Gede, dan Depok (SCBD) ini terjadi karena kurangnya ruang terbuka yang dapat menampung aspirasi para anak muda.

Dia menambahkan anak-anak muda tersebut tidak akan dicegah oleh petugas keamanan selama mereka tidak menimbulkan vandalisme di ruang publik.

Lalu terkait dengan keberlangsungan "Citayam Fashion Week", menurut Nirwono, kegiatan peragaan busana ini tidak akan berlangsung lama jika tidak dikelola dengan baik karena kegiatan tersebut muncul saat liburan sekolah.

"Artinya, ketika sekolah mulai masuk kembali, ajaran baru dimulai, belum tentu kegiatan 'Citayam Fashion Week' akan berlangsung. Jika tidak dikelola dengan baik, kegiatan ini tidak akan berlanjut," kata dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat nilai Sarinah bisa jadi tempat gelar "Citayam Fashion Week"



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026