Logo Header Antaranews Kepri

54 kampus di China kembali terima mahasiswa Indonesia

Senin, 19 September 2022 08:58 WIB
Image Print
Para mahasiswa Indonesia tiba di Bandar Udara Internasional Baiyun, Guangzhou, China, Minggu (18/9/2022) untuk melanjutkan perjalanan ke kota tujuan setelah menjalani karantina selama 10 hari. (ANTARA/HO-KJRI Guangzhou)

Guangzhou (ANTARA) - Sebanyak 54 kampus perguruan tinggi yang tersebar di 21 kota di China bersedia menerima kembali mahasiswa dari Indonesia, setelah menjalani karantina terpusat di Kota Guangzhou.

"Ya, kami sudah mendapatkan kepastian itu. Jadi, sudah tidak ada masalah lagi di kampus," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan pada Kedutaan Besar RI di Beijing, Yaya Sutarya, Senin.

Sebelumnya sejumlah mahasiswa Indonesia tidak mendapatkan kepastian dari kampusnya di Shanghai saat sudah tiba di China untuk melanjutkan studi yang sempat terhambat pandemi COVID-19.

Sebanyak 124 mahasiswa Indonesia telah berhasil menyelesaikan karantina selama sepuluh hari sejak pesawat milik maskapai Citilink yang mereka sewa dari Jakarta tiba di Guangzhou pada 7 September 2020.

Mereka tergabung dalam kelompok terbang pertama mahasiswa Indonesia yang kembali ke China selama pandemi COVID-19.

Sesuai aturan yang ditetapkan otoritas kesehatan China, setiap orang yang tiba dari luar negeri wajib karantina terpusat selama sepuluh hari di kota pendaratan pertama dan melakukan tes PCR secara berkala.

Setelah selesai karantina terpusat, mereka masih diwajibkan melakukan karantina terpantau di kota tujuan masing-masing.

Setiap kota di China menerapkan aturan karantina terpantau dengan durasi yang berbeda-beda.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 54 kampus China pastikan terima kembali para mahasiswa Indonesia



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026