Logo Header Antaranews Kepri

Harga Beras di Batam Merayap Naik

Kamis, 22 Juli 2010 12:25 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, merayap naik pada tiga minggu menjelang Ramadhan.

Harga beberapa jenis beras menengah-atas di Pasar Penuin dan Lubuk Baja, Kamis, telah melebihi Rp200.000 untuk kemasan 25 kilogram.

Beberapa pedagang bahkan menjual secara eceran pada harga Rp9.500 per kilogram.

"Harga sebagian sembako naik, meski pasokan dari distributor cukup lancar," ujar Yanto, pedagang sembako di Pasar Penuin.

Dia mengatakan kenaikan harga beras ini dikarenakan banyak pedagang menaikkan harga menjelang Ramadhan.

Harga beras Setra Ramos kemasan 25 kg naik menjadi Rp214.000 dari Rp190.000 pada pekan lalu.

Beras berkualitas sedang naik harga menjadi Rp204.000 dari Rp190.000, tetapi yang berkualitas biasa berada di kisaran Rp160.000, sementarai harga pada minggu lalu Rp142.000.

Kondisi yang sama juga terjadi di Pasar Mitra Raya Batam Kota. Harga beras berkualitas cukup baik mencapai Rp9.000 per kg.

"Harga beras di pasar lain juga mengalami kenaikan," kata Ibrahim, penjual di pasar itu.

Dia mengaku hingga pukul 9.00 WIB, pembeli tidak seramai biasanya karena hujan terus mengguyur Kota Batam sejak pukul 4.00 WIB.

Santi, warga Melchem, Batuampar merasa kaget terhadap kenaikan harga beras yang dinilainya luar biasa.

Namun dia terpaksa membeli komoditas pokok ini mengingat beras merupakan kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi.

"Saya harap pemerintah bisa turun tangan menjaga stabiliitas harga beras," katanya.

Ahmad Hijazi, kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kota Batam mengatakan distribusi beberapa komoditas bahan pokok sampai saat ini tidak mengalami kendala.

Kenaikan harga sembako termasuk di Kota Batam terjadi karena suplai dari daerah asal mengalami kekurangan terutama dari Jawa.

"Selama ini kami terus memantau distribusi beras di Batam karena menjadi tugas pokok kami," katanya.

Untuk stok beras di Batam, Hijazi mengatakan, terdapat sekitar 3.100 ton di gudang Badan Urusan Logistik di kawasan Batuampar, Batam.

Hijazi juga mengatakan untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako, Pemerintah Kota Batam melalui dinas yang dipimpinnya tengah mempersiapkan bazaar sembako murah bagi masyarakat.

Bazaar ini direncanakan dilaksanakan menjelang Ramadhan di beberapa wilayah di Kota Batam. (N002/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026