Logo Header Antaranews Kepri

Ratusan Buruh Yee Woo Tuntut Gaji

Sabtu, 7 Agustus 2010 16:43 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Ratusan buruh PT Yee Woo, perusahaan garmen di Kawasan Industri Tunas Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu 7 Agustus 2010 unjuk rasa menuntut pembayaran gaji mereka.

"Pembayaran gaji kami terlambat dan perusahaan selalu beralasan," kata seorang buruh PT Yee Woo.

Perusahaan, katanya, meski terlambat memberikan gaji kepada buruh, namun selalu menuntut agar buruh tetap melaksanakan lembur.

Dalam demo tersebut sempat terjadi ketegangan antara buruh dengan petugas keamanan PT Yee Woo.

Buruh yang melakukan demo dengan cara berkumpul di depan perusahaan dibubarkan secara paksa oleh petugas kemanan perusahaan.

Para buruh akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Jori, manajer personalia PT Yee Woo mengakui adanya keterlambatan gaji terhadap para buruh perusahaannya.

Dia mengatakan buruh di perusahaan itu biasanya menerima gaji pada tanggal 7 setiap bulannya.

Namun dikarenakan ada keterlambatan pengiriman uang gaji dari induk perusahaan di Singapura, maka pembayaran gaji buruh ditunda hingga tanggal 10.

"Kami sudah tawarkan untuk pembayaran separuh gaji namun beberapa buruh menolak," kata Jori.

Jori mengaku sudah memberitahukan keterlambatan pembayaran gaji ini kepada buruh sebelumnya.

Akibat dari demo ini, Jori mengatakan proses produksi menjadi terganggu akibat banyaknya buruh yang melakukan demo.

Manajemen perusahaan PT Yee Woo yang memiliki sekitar 800 karyawan itu terpaksa meliburkan seluruh aktifitas produksinya.(SW/S005/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026