
Ibu Brigadir J menangis histeris di persidangan

Jakarta (ANTARA) - Rosti Hutabarat, ibu dari Brigadir J, menangis histeris dalam persidangan ketika menjadi saksi dalam perkara kasus pembunuhan berencana terhadap anaknya.
"Dengan mata terbuka anak saya dihabisi, anak saya dicabut nyawanya, nyawa itu adalah hak Tuhan," kata Rosti terbata sembari menangis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa.
Rosti mengaku sebagai ibu ia pun menangis histeris setiap hari mendapati kepergian anaknya yang tewas karena dibunuh. "Menangis histeris setiap hari, siang dan malam," kata dia.
Rosti menyebut selama bekerja di Jakarta, Brigadir J kerap mengabarkan kondisinya yang baik-baik saja, tidak pernah bercerita keluhan maupun duka.
Ia pun berpesan agar anaknya senantiasa menghormati dan patuh terhadap atasan. Dan menurut dia, Brigadir J selalu mendengarkan nasihat orang tua.
Sehingga, hatinya hancur mendapati kabar kematian anaknya yang justru habis di tangan atasannya sendiri, yang dianggap sebagai wali dari orang tua di tanah rantau.
"Saya bilang 'Kamu harus baik, itu wali-mu di sana, jadi kamu harus hormat kepada atasanmu. Jadi selalu saya menyarankan anak seperti itu," kata Rosti.
Di akhir persidangan, Rosti menyampaikan pada Bharada E bahwa menerima permintaan maaf atas kematian anaknya. Namun, ia ingin proses hukum tetap berjalan sebagaimana aturan yang berlaku.
"Kami masih diajarkan secara yang mempunyai iman kepada Tuhan, saling mengampuni. Jadi kamu mohon, Nak, agar arwah anak kami tenang. Tolong berkata jujur, Nak. Jeritan darahnya, tangisannya, biar Tuhan menerima di sisinya," kata dia menuturkan.
Lalu ia berpesan kepada Bharada E agar menyampaikan informasi dengan jujur agar dapat menguak perkara pembunuhan berencana terhadap anaknya. Hal tersebut, juga diperlukan untuk memulihkan nama baik Brigadir J.
"Itu anak saya sudah terbunuh habis dan keji, masih selalu difitnah rekayasa mereka. Jadi Bharada E ada di dalamnya, mohon karena kita diajarkan saling berkata jujurlah, saling mengampuni, berkata jujurlah sejujur-jujurnya jangan ada yang ditutup-tutupi," kata Rosti.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ibu Brigadir J menangis di persidangan sebut nyawa hak Tuhan
Pewarta : Melalusa Susthira Khalida
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
