
Malaysia hadapi gelombang kecil COVID-19

Kuala Lumpur (ANTARA) - Pemerintah Malaysia mengatakan negara itu tengah menghadapi gelombang kecil COVID-19. Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan pada Senin bahwa selama periode 23-29 Oktober 2022, kasus baru COVID-19 bertambah 16,5 persen menjadi 16.017 dari 14.525 selama sepekan sebelumnya.
Jumlah pasien COVID-19 di fasilitas kesehatan per 100 ribu penduduk Malaysia juga meningkat 14 persen pada periode yang sama, kata dia, tetapi kebanyakan pasien hanya mengalami gejala ringan.
Meski terjadi peningkatan, kata Khairy, penggunaan ruang rawat darurat (ICU) hanya bertambah 200 unit.
“Artinya, kita hari ini sedang berhadapan dengan gelombang kecil. Tidak pasti, apakah gelombang kecil ini akan menjadi gelombang yang lebih besar. Itu sangat tergantung pada tindakan komunitas dalam masa 1 hingga 2 minggu ke depan,” kata dia.
Menurut dia, dari segi keseriusan, kondisi saat ini tidak menunjukkan sesuatu yang mengkhawatirkan.
Dia mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyadari adanya tren peningkatan kasus tersebut dan mengingatkan masyarakat supaya berhati-hati dan waspada.
“Terlebih lagi Malaysia akan masuk ke dalam masa kampanye untuk pemilihan umum,” kata dia.
Karenanya, KKM mengingatkan masyarakat bahwa Malaysia saat ini masih dalam fase peralihan ke endemi COVID-19.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia hadapi gelombang kecil COVID-19, kasus naik 16,5 persen
Pewarta : Virna P Setyorini
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
