Logo Header Antaranews Kepri

Sri Sultan: Kagama Harus Kontributif Bagi Kemajuan Kepri

Minggu, 26 September 2010 18:26 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Keluarga Alumni Gajah Mada harus kontributif bagi kemajuan pembangunan Provinsi Kepulauan Riau dengan sumbangsih pemikiran, konsepsi dan aksi nyata, kata ketua umum Keluarga Alumni Gajah Mada, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

"Anggota Keluarga Alumni Gajah Mada (Kagama) harus kontributif dalam pembangunan Kepri, provinsi yang memiliki potensi serta prospek menjanjikan dalam perdagangan dan industrialisasi," kata Sri Sultan, di Batam, Minggu 26 September 2010.

Sri Sultan mengatakan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) secara umum maupun Kota Batam khususnya merupakan tempat investasi industri yang harus didukung dengan infrastruktur dan manajemen sumber daya manusia yang bermutu.

Alumni Gajah Mada diharapkan dapat memadukan bekal kelimuan dengan semangat kebersamaan dalam mewujudkan iklim investasi di Kepulauan Riau, kata Sri Sultan.

"Hal ini harus ditanamkan oleh setiap alumni Gajah Mada baik yang bekerja di pemerintahan maupun swasta," pesannya.

Sri Sultan juga mengharapkan alumni Gajah Mada di Kepri dapat menjadi motor penggerak perubahan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Ketua Pengurus Daerah Kagama Provinsi Kepri, Soerya Respationo mengatakan jumlah anggota Kagama yang ada di Kepri sebanyak 1.400 orang.

"Sebanyak 800 orang berada di Batam dan umumnya bekerja di sektor industri," kata Soerya.

Dalam menjalankan fungsi keorganisasian, Soerya mengatakan Kagama Provinsi Kepri banyak melakukan aktivitas sosial kemasyarakatan diantaranya bakti sosial.

Selain itu, Kagama di Kepri juga telah mendapatkan izin resmi dari Universitas Gajah Mada untuk menyelenggarakan tes masuk secara tertulis di Batam yang diawasi secara langsung oleh pihak universitas.

Acara silaturahmi Kagama dihadiri oleh sekitar seratus alumni universitas tersebut dan juga dihadiri oleh perwakilan paguyuban masyarakat Jawa di Kota Batam. (ANT-pso-142//A013/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026