
Polisi tangani kasus pencurian disertai penyekapan Wali Kota Blitar Santoso

Blitar (ANTARA) - Kepolisian Resor Blitar Kota, Jawa Timur, tangani kasus pencurian disertai dengan penyekapan yang menimpa Wali Kota Blitar Santoso dan istri di rumah dinas setempat, Senin pagi.
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono mengatakan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.
Polda Jatim juga membantu pengusutan kasus tersebut.
"Kejadian pagi kurang lebih waktu subuh, sekitar jam 3-4 pagi terjadi informasi pencurian dengan kekerasan di rumah dinas bapak Wali Kota Blitar," kata dia di Blitar.
Ia mengatakan pelaku diduga berjumlah 4 sampai 5 orang. Mereka lewat pintu samping rumah dinas Wali Kota Blitar.
Saat beraksi, para pelaku menyekap tiga orang anggota Satpol PP Kota Blitar yang berjaga. Setelah melumpuhkan para penjaga mereka masuk ke rumah dinas tersebut.
Kemudian, pelaku bertemu dengan Wali Kota Blitar dan juga menyekap Wali Kota Blitar Santoso dan istri di dalam rumah. Mereka mengancam dan meminta ditunjukkan lokasi penyimpanan barang berharga.
Pelaku juga menghancurkan CCTV yang terpasang di dalam rumah dinas.
Pelaku membawa kabur uang serta perhiasan milik istri Wali Kota Blitar dengan total nilai sekitar Rp400 juta.
Kapolres mengatakan, kondisi Wali Kota Blitar dan istri saat ini masih trauma dengan kejadian itu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi Blitar tangani kasus penyekapan Wali Kota Blitar
Pewarta : Asmaul Chusna
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
