
Saipem Sumbang Sarana Sekolah Standar Internasional

Karimun (ANTARA News) - Perusahaan asal Italia, PT Saipem Karimun Yard, akan menyumbangkan sarana belajar guna mendorong penerapan sekolah berstandar internasional di Pulau Karimun Besar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Humas PT Saipem Karimun Yard (SKY) Nurhayati di sela kunjungan ke sejumlah sekolah dasar, menengah pertama dan atas di Tanjung Balai Karimun, Senin 11 Oktober 2010 mengatakan, bantuan yang akan diberikan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
''Kunjungan ini bertujuan untuk mengidentifikasi sarana belajar yang dibutuhkan untuk sistem sekolah berstandar internasional (SBI),'' katanya.
Sekolah yang dikunjungi adalah SDN 001 dan SMPN 1 Karimun yang merupakan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), kemudian
SDN 002 Karimun, SMKN 1 Karimun, SDN 008 Meral, SMPN 3 Meral dan SMAN 3 Meral.
Manajer Operasional SKY Gianfranco Gonzales menyatakan komitmen perusahaannya untuk membantu sarana belajar yang mendukung pemberlakuan SBI.
Gianfranco sempat berdialog dengan sejumlah siswa menginginkan penguasaan bahasa Inggris dan teknologi informasi bagi siswa guna menangkap peluang bekerja pada perusahaan di kawasan perdagangan bebas atau free trade zone (FTZ).
''Kami tidak hanya komitmen dalam memberikan peluang kerja bagi warga Karimun, tapi juga pada bidang pendidikan,'' katanya.
Menurut dia, kunjungan tersebut akan dijadikan pertimbangan dalam menentukan jenis bantuan yang akan diberikan kepada masing-masing sekolah.
Di tempat yang sama, Bupati Nurdin Basirun mengapresiasi kepedulian SKY terhadap pendidikan.
Dia menyatakan akan memberikan kemudahan dan kenyamanan berinvestasi sebagai umpan balik atas kebijakan perusahaan.
Kepala Dinas Pendidikan Karimun Harris Fadillah mengatakan, pihak SKY belum menetapkan nilai bantuan yang akan dikucurkan karena masih dalam tahap pendataan.
''Yang jelas, kunjungan mereka bertujuan untuk mendorong penerapan SBI,'' katanya.
Harris menyambut gembira terhadap peran aktif SKY yang berinisiatif menyurvei secara langsung ke sekolah-sekolah sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran.
''Dari sejumlah perusahaan di kawasan p4rdagangan bebas (FTZ) Karimun, baru SKY yang secara langsung menyatakan niat membantu dunia pendidikan,'' ucapnya. (ANT-028A013/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
