Logo Header Antaranews Kepri

'Ini takdir kami,' kata kiper Argentina Emiliano Martinez

Senin, 19 Desember 2022 06:35 WIB
Image Print
Penjaga gawang Argentina Emiliano Martinez mengangkat Golden Glove setelah dinobatkan sebagai kiper terbaik Piala Dunia 2022 usai final antara Argentina dan Prancis di Stadion Lusail, Lusail, Doha, 16 Desember 2022. (Photo by FRANCK FIFE / AFP) (AFP/FRANCK FIFE)

Jakarta (ANTARA) - Kiper Argentina Emiliano Martinez mengatakan adalah "takdir" Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 setelah membintangi kemenangan via adu penalti yang mencekam atas Prancis dalam laga final pada Minggu malam tadi.

Kiper berusia 30 tahun mementahkan tendangan penalti Kingsley Coman dalam drama adu penalti guna membawa Argentina menang 4-2 setelah final mendebarkan berakhir 3-3 sampai 120 menit.

"Itu pertandingan yang sangat rumit, mereka bangkit untuk menyamakan kedudukan dalam pertandingan ini tetapi takdir kami untuk menderita dahulu," kata kiper Aston Villa itu seperti dikutip AFP.

"Semua yang saya impikan telah tercapai. Saya tidak punya kata-kata lagi untuk itu. Saya tenang selama adu penalti, dan semuanya berjalan seperti yang kami inginkan," sambung dia.

"Saya pergi ke Inggris saat masih sangat muda. Saya mempersembahkan kemenangan ini untuk seluruh keluarga saya," pungkas Martinez.

Argentina keluar sebagai juara Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Prancis 4-2 lewat adu penalti di Stadion Lusail, Doha, Minggu waktu setempat menyusul hasil imbang 3-3 setelah babak tambahan.

Pada waktu normal dan babak tambahan, gol Argentina diciptakan oleh Lionel Messi dari titik penalti pada menit ke-23 dan pada menit ke-108 serta Angel Di Maria pada menit ke-36, sedangkan Prancis membuat tiga gol balasan lewat Kylian Mbappe pada menit ke-80 (P) dan ke-81, serta ke-118 (P), demikian laman resmi FIFA.

Setelah bermain imbang hingga akhir babak tambahan, Argentina memenangi babak adu penalti ketika keempat eksekutornya berhasil menjebol gawang Lloris, di saat Kingsley Coman mendapati tembakannya ditepis kiper Emiliano Martinez dan tendangan Aurelien Tchouameni melebar.

Itu merupakan gelar ketiga Argentina di Piala Dunia setelah terakhir kali memenangi turnamen itu pada 1986. Kemenangan itu juga mewujudkan mimpi Lionel Messi di pentas tertinggi sepak bola pada apa yang kemungkinan menjadi Piala Dunia terakhirnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 'Ini takdir kami,' kata Emiliano Martinez



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026