Logo Header Antaranews Kepri

Mahasiswa Batam Tidak Aksi 20 Oktober

Rabu, 20 Oktober 2010 16:06 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Kalangan mahasiswa di Batam, Provinsi Kepulauan Riau tidak menggelar aksi refleksi satu tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono yang dilakukan aktivis mahasiswa di beberapa kota lain di Indonesia.

"Kami tidak ada arahan dari pusat untuk menggelar aksi," kata Muhammad Irfan, aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Batam, Rabu 20 Oktober 2010.

Dia mengaku mengetahui adanya aksi yang digelar di berbagai kota di Indonesia.

Meski tidak unjuk rasa, katanya, PMII Kota Batam tetap menghormati aksi aktivis mahasiswa lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap jalannya demokrasi.

Selain PMII, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Batam juga tidak unjuk rasa di jalanan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Kota Batam Zaki Setiawan mengatakan, HMI tidak menggelar aksi refleksi karena bertepatan dengan pelaksanaan pelatihan organisasi.

"Kami akan menggelar aksi refleksi satu tahun pemerintahan SBY-Boediono pada 1 November 2010," kata dia.

Aksi itu akan dilaksanakan secara damai sekaligus juga mengkritisi berbagai permasalahan daerah di Batam.

Pantauan di kawasan pusat pemerintahan Kota Batam di kawasan Batam Center, aktivitas warga maupun pekerja pemerintahan berjalan lancar.

Penjagaan keamanan tampak dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam namun kemudian membubarkan diri karena aksi urung digelar.

Semantara dari Jakarta dikabarkan berbagai komponen masyarakat yang terdiri dari mahasiswa dan LSM menggelar aksi refleksi satu tahun pemerintahan SBY-Boediono di depan Istana Negara pada Rabu, 20 Oktober 2010. (ANT-142/S023/Btm1)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026