
Tim Labfor Mabes Polri Teliti Serpihan Qantas

Batam, (ANTARA News) - Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri meneliti serpihan pesawat Qantas Airways yang meledak di langit Batam, Kamis (4/11).
"Tim Labfor dari Mabes sudah datang untuk menyelidiki serpihan pesawat," kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Eka Yudha, Jumat.
Tim Labfor Mabes Polri terdiri atas empat orang ditambah empat orang lain dari Labfor Medan, kata Kombes Eka Yudha .
Namun, ia enggan mendetail penelitian yang dilakukan Tim Labfor Mabes Polri.
"Kami hanya ketempatan saja. Yang berwenang yang akan lakukan penelitian," kata Eka Yudha.
Kapolresta memastikan tidak ada korban jiwa warga Batam dalam kecelakaan itu.
"Kerugiannya ada empat rumah dan satu unit mobil yang rusak," kata dia.
Di tempat yang sama, Ketua Komisi Nasional Keselamatan Transportasi Tatang membenarkan tim labfor turut tangan dalam meneliti serpihan pesawat.
Ia juga enggan menjelaskan hal yang diteliti Tim Mabes Polri.
KNKT akan bekerja sama dengan otoritas Australia untuk mengetahui penyebab kecelakaan transportasi udara di wilayah Batam.
Pesawat Airbus A380 yang melayani rute Singapura-Sidney mengalami masalah teknis di atas langit Batam. Akibatnya, serpihan pesawat berterbangan dan jatuh di Batam, Kamis (5/11).
Serpihan pesawat jatuh di 18 lokasi dan menimpa empat rumah, satu unit mobil dan sekolah. KNKT memastikan serpihan pesawat Airbus milik Qantas yang bececeran di Batam adalah mesin pesawat.
Satu mesin pesawat hancur berkeping-keping, dan jatuh di 18 lokasi di Kecamatan Batam Kota dan Nongsa. Sebelum mendarat darurat di Bandara Changi, Singapura, pilot sempat membuang avtur di Batam. (Y011/A011/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
