
RSUD Karimun Rawat Perempuan Luka Tanpa Identitas

Karimun (ANTARA News) - Tim medis Rumah Sakit Umum Daerah Karimun, Provinsi Kepulauan Riau merawat seorang perempuan luka dan tanpa identitas yang ditemukan warga di dalam semak belakang komplek pertokoan Kolong, Kelurahan Sei Lakam, Tanjung Balai Karimun, Senin 15 November 2010.
''Sementara dia masih dirawat karena lukanya cukup serius,'' kata dr Zulkifli Dharma, dokter piket Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun.
Zulkifli mengatakan, perempuan tersebut belum bisa diajak berbicara sehingga identitasnya juga belum diketahui.
''Sepertinya dia ''shock'' berat. Luka-luka di tubuhnya cukup serius dan tubuhnya juga sangat lemah,'' katanya.
Perempuan yang diperkirakan berusia 25 hingga 30 tahun itu ditemukan warga di semak belukar belakang pertokoan kawasan Kolong, Kelurahan Sei Lakam, Senin pagi.
Penemuan itu, kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian dan perempuan berperawakan seperti warga Indonesia dari kawasan timur, dilarikan ke rumah sakit.
''Saat ditemukan, kondisinya kritis dengan tubuh luka-luka, terutama di bagian lengan, kaki dan badan. Informasi kami terima, dia sudah tiga hari tergeletak di semak yang berdekatan dengan parit besar di belakang rumah toko. Warga menduga dia sudah meninggal sehingga takut melapor,'' ujar satu sumber di kepolisian.
Zulkifli menyatakan tidak berani memberikan keterangan penyebab luka di tubuh korban sebelum dilakukan visum. Dia juga tidak bersedia mengatakan apakah wanita tersebut korban pemerkosaan.
''Pengumuman hasil visum merupakan wewenang polisi. Kami melakukan visum sesuai permintaan polisi. Yang jelas, luka di tubuh korban menandankan''multiple trauma''. Silakan definisikan sendiri,'' katanya.
Perempuan tanpa identitas itu tampak lemah di ruang perawatan UGD RSUD. Dia hanya merintih ketika namanya ditanya beberapa polisi.
Sebelum dirawat, ia dimandikan tim medis karena sekujur tubuhnya berlumpur karena tergeletak di samping parit besar.
Hingga Senin malam pukul 21.00 WIB belum seorangpun yang datang dan mengaku sebagai kerabat wanita berambut pendek dan ikal itu. (ANT-028/Btm)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
