Logo Header Antaranews Kepri

Perusda Karimun Akan Dirikan Dua SPBU Baru

Jumat, 26 November 2010 13:09 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Perusahaan Daerah Karimun pada 2011 merencanakan akan mendirikan dua stasiun pengisian bahan bakar umum baru.

Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Karimun Usmantono, di Tanjung Balai Karimun, Jumat mengatakan, dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) itu rencananya akan didirikan di Pulau Karimun Besar dan Kundur.

"Kami sudah mengupayakan pencarian lokasi yang cocok untuk merealisasikan rencana pendirian SPBU," katanya.

Usmantono mengatakan, besarnya kebutuhan warga masyarakat BBM jenis premium maupun solar masih memungkinkan untuk mendirikan SPBU baru.

Di Pulau Karimun Besar, kebutuhan premium diperkirakan mencapai 100 ton per bulan, 30 ton disuplai SPBU satu-satunya milik Perusda yang terletak di Jalan Poros, 50 ton dipasok pengecer BBM yang jumlahnya ratusan dan sisanya disalurkan para agen BBM.

Besarnya konsumsi premium oleh warga sudah sewajarnya didirikan SPBU baru, apalagi jumlah kendaraan roda dua dan empat terus bertambah, ucapnya.

Selain itu, desakan dari warga masyarakat semakin besar agar Perusda membangun SPBU baru. Warga yang selama ini mengandalkan SPBU Jalan Poros sering antre karena tidak punya pilihan selain SPBU yang dikelola PT Ology Karimun Bumi Sukses (OKBS) selaku anak perusahaan Perusda.

Pulau Karimun Besar meliputi tiga kecamatan, yaitu Tanjung Balai Karimun, Meral dan Tebing. Lokasi pendirian SPBU yang dinilai strategis di pulau itu ada di Kecamatan Meral yang jumlah penduduknya cukup padat.

"Sedangkan di Kundur, yang juga terdiri atas tiga kecamatan, juga cukup layak karena belum memiliki SPBU," katanya.

Ia menuturkan, Perusda akan menggandeng pihak ketiga untuk merealisasikan rencana itu dan pihak ketiga diharapkan dapat membantu modal, sedangkan pengadaan lahan diupayakan dibeli dengan anggaran pemerintah daerah.

"Kami matangkan dulu perencanaannya termasuk penentuan lokasi, setelah itu akan kami paparkan kepada pemerintah daerah," tambahnya.
(ANT-028/S004/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026