Logo Header Antaranews Kepri

Pilkada Batam Gunakan Bilik Suara Bekas

Selasa, 30 November 2010 15:05 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Anggota Komisi Pemilihan Umum Batam, Zeindra Yanuardi, mengatakan, Pilkada Batam 2011 akan menggunakan kotak dan bilik suara bekas Pemilu 2009, Pemilu Presiden 2009 dan Pilkada Kepri 2010.

"Kita gunakan kotak dan bilik suara pemilu kemarin, karena kondisinya masih baik," kata Zeindra Yanuardi di Batam, Selasa.

Menurut dia, kondisi kotak dan bilik suara bekas pemilu yang lalu, masih layak digunakan untuk Pilkada Batam.

Ia mengatakan, setiap selesai digunakan dalam Pemilu, kotak dan bilik suara langsung dibersihkan sehingga kondisinya masih bagus.

"Kalau ada yang rusak, juga langsung kami betulkan selesai digunakan, jadi kami tidak repot membetulkan lagi sekarang," kata dia.

Saat ini, kata dia, KPU sedang menyiapkan kotak dan bilik suara untuk didistribusikan.

Ia mengatakan KPU mengepak tiga bilik suara dalam satu ikatan yang digunakan dalam setiap tempat pemungutan suara.

"Kami ikat untuk tiap TPS. Satu TPS disiapkan tiga bilik suara," kata dia.

Meski KPU menyiapkan tiga bilik untuk tiap TPS, namun, bila KKPS berinisiatif mengadakan bilik tambahan, dipersilakan.

"Kalau KPPS berpikir bilik perlu ditambah agar bisa lebih cepat, tidak apa-apa," kata dia.

KPU menyiapkan 1.784 kotak suara dan 5.352 bilik suara. Satu TPS disiapkan satu kotak suara dan tiga bilik suara.

Mengenai logistik Pilkada Batam yang lain, ia mengatakan sedang menunggu proses lelang yang dilakukan Pemerintah Kota Batam.

"Semuanya sudah siap, tinggal tunggu lelang," kata dia.

Pilkada Batam diikuti lima pasang peserta yang sudah ditetapkan KPU, nomor urut satu Ahmad Dahlan-Rudi, Ria Saptarika-Zainal Abidin urutan dua, Nada Faza Soraya-Nuryanto urutan tiga, Aripin-Irwansyah urutan empat dan Amir Hakim Hanaehan Siregar-Syamsul Bahrum nomor lima. (Y011/A041/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026