
Impor Kepri Turun 3,57 Persen

Tanjungpinang (ANTARA News) - Badan Pusat Statistik menyatakan, nilai impor Provinsi Kepulauan Riau September 2010 mencapai 811,52 juta dolar Amerika atau turun 3,57 persen dibanding satu bulan sebelumnya.
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri) Mangapu Tua Gultom, Rabu, mengatakan, nilai impor migas pada September 2010 mencapai 80,26 juta dolar AS atau naik 20,54 persen dibanding Agustus 2010.
"Sementara nilai impor nonmigas pada bulan September 2010 mencapai 731,25 juta dolar Amerika atau turun 5,64 persen dibanding Agustus 2010," ujar Gultom di Tanjungpinang, ibu kota Kepri.
Nilai impor Kepri selama September 2010 mengalami penurunan sebesar 30,01 juta dolar Amerika atau turun 3,57 persen dibanding impor Agustus 2010. Penurunan impor pada saat itu disebabkan oleh turunnya impor komoditas nonmigas sebesar 43,69 juta dolar Amerika (5,64 persen), sementara impor komoditas migas mengalami kenaikan sebesar 13,68 juta dolar Amerika (20,54 persen).
Bila dibanding dengan nilai impor pada September 2009, kata dia, nilai impor Kepri saat itu mengalami penurunan sebesar 14,03 juta dolar Amerika atau 1,70 persen.
Penurunan impor tersebut disebabkan turunnya impor komoditas nonmigas sebesar 32,49 juta dolar Amerika (4,25 persen).
"Sementara impor komoditas migas justru mengalami kenaikan sebesar 18,45 juta dolar Amerika (29,86 persen)," ungkapnya.
Impor Kepri selama September 2010 yang terbesar berasal dari Singapura dengan nilai sebesar 441,52 juta dolar Amerika atau 54,41 persen dari keseluruhan impor di wilayah tersebut. Impor dari Singapura pada September 2010 mengalami kenaikan sebesar 6,62 persen dibanding nilai impor bulan sebelumnya.
Sedangkan impor dari Jepang menempati urutan kedua pada September 2010 dengan nilai 75,36 juta dolar Amerika (9,29 persen).
Impor dari negara Jepang pada saat itu mengalami penurunan sebesar 23,56 persen dibanding bulan sebelumnya.
China merupakan negara pemasok barang impor ke Kepri terbesar ketiga selama September 2010 dengan nilai impor sebesar 67,48 juta dolar Amerika (8,32 persen). Impor dari negara Cina saat itu mengalami penurunan sebesar 14,28 persen dibanding bulan sebelumnya.
Negara-negara pemasok barang impor ke Kepri lainnya selama September 2010 yang mempunyai peran cukup besar adalah Malaysia dengan nilai impor sebesar 51,58 juta dolar AS dengan peranannya sebesar 6,36 persen, Amerika Serikat sebesar 34,55 juta dolar AS (4,26 persen), Jerman sebesar 25,82 juta dolar Amerika (3,18 persen), Perancis sebesar 14,63 juta dolar Amerika (1,80 persen), Taiwan sebesar 12,77 juta dolar Amerika (1,57 persen), Austria sebesar 10,43 juta dolar Amerika (1,29 persen), dan Filipina sebesar 10,12 juta dolar Amerika (1,25 persen).
Pelabuhan bongkar barang impor terbesar adalah Pelabuhan Batuampar dengan nilai impor sebesar 360,17 juta dolar Amerika atau 44,38 persen dari total impor Kepri September 2010. Kemudian disusul pelabuhan Sekupang dengan nilai 195,14 juta dolar Amerika (24,05 persen), dan pelabuhan Tanjung Uban dengan nilai 139,41 juta dolar Amerika (17,18 persen), dengan konstribusi ketiganya mencapai 85,61 persen dari total impor," ungkapnya. (ANT-NP/S006/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
