Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Tanjungpinang gencar kenalkan budaya Melayu ke pelajar SD dan SMP

Selasa, 28 Februari 2023 16:50 WIB
Image Print
Disbudpar Tanjungpinang, Kepri, menyosialisasikan budaya Melayu kepada pelajar SMP setempat. (ANTARA/Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau gencar mengenalkan budaya Melayu kepada kalangan pelajar SD dan SMP di daerah itu.

Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang Muhammad Nazri di Tanjungpinang, Selasa, menyebut hal itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi budaya Melayu di 22 satuan pendidikan SD-SMP, terhitung sejak 10 Januari hingga 21 Maret 2023.

“Tahun ini kita laksanakan di 22 sekolah dulu dan masih ada sekitar 40 sekolah lagi yang belum dijangkau. Secara bertahap akan menyasar ke semua sekolah se-Tanjungpinang,” katanya.

Ia menjelaskan materi sosialisasi yang disampaikan ke pelajar di antaranya seputar permainan Melayu, seperti porok, congklak, egrang, goli atau kelereng, gasing, dan sembunyi endop.

Ia menilai permainan Melayu itu perlu diperkenalkan kembali kepada anak-anak agar tidak hilang seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi digital.

Pihaknya juga mengenalkan busana Melayu, baik perempuan maupun laki-laki, serta cara memakainya.

“Jangan sampai mereka tak tahu nama baju Melayu yang sudah dipakai ke sekolah setiap hari Jumat," ujarnya.

Ia mengatakan pelajar juga perlu mendapatkan pendidikan karakter dan memahami adab Melayu, baik adab sesama manusia maupun orang tua.

Ia mencontohkan tentang adab ketika mereka berjalan di depan orang tua, di depan orang banyak, dan bertemu dengan orang tua.

“Itu semua kita ajari, supaya mereka paham bahwa ini semua adalah budaya Melayu,” ucap Nazri

Melalui kegiatan ini diharapkan budaya Melayu yang berkembang di Kepri dapat tersosialisasikan kepada anak-anak sejak dini. Dengan begitu, para pelajar sudah mengenal budaya mereka sendiri sejak dini.

Ia menyatakan pentingnya mengenalkan budaya Melayu kepada generasi muda agar tetap terjaga dan lestari di tengah perkembangan zaman.

Pihaknya berkeinginan ke depan sekolah-sekolah dapat membentuk kelompok para pecinta budaya Melayu dengan antara lain adanya semacam duta budaya Melayu dari setiap sekolah.

“Kita akan melaksanakan kegiatan lomba antarsekolah dengan mengirimkan duta-duta budaya mereka itu sehingga ada lomba untuk mengenalkan budaya Melayu ke depannya,” katanya.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026