
Presiden Jokowi: Kondisi tanah kendala bangun "buffer zone" di Plumpang

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kondisi tanah menjadi kendala pembuatan "buffer zone" atau zona penyangga yang memisahkan antara Depo Pertamina Plumpang dengan permukiman penduduk sekitar.
Isu mengenai "buffer zone" kembali mencuat setelah insiden kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta, Jumat malam (3/3/2023).
"Dulu memang sudah direncanakan untuk dibuat air di kanan kirinya sungai, tetapi memang belum sampai kepada titik mencarikan solusi untuk penduduk yang ada di situ. Tanah merahnya ini kan padat dan penuh," kata Presiden Jokowi usai meninjau posko korban kebakaran di RPTRA Rasela Rawabadak Selatan, Jakarta, Ahad.
Presiden mengatakan zona penyangga dengan jarak 50 meter antara depo dan permukiman sudah pernah diusulkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2009.
Usulan itu didasarkan ledakan yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, yang berujung kebakaran hingga ke rumah penduduk pada 2009.
Presiden Jokowi menegaskan tetap mencari solusi, karena keselamatan masyarakat adalah yang utama.
Presiden memerintahkan Menteri BUMN dan Penjabat Gubernur DKI Jakarta segera merelokasi tempat tinggal korban kebakaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden: Kondisi tanah kendala bangun "buffer zone" Plumpang
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
