
Wisman ke Kepri November Naik 8,97 Persen

Tanjungpinang (ANTARA News) - Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau pada November 2010 mencapai 128.108 orang, mengalami kenaikan 8,97 persen dibanding satu bulan sebelumnya sebanyak 117.562 orang.
Bila dibandingkan dengan November 2009 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) November 2010 juga naik 12,19 persen, kata Kepala Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri) Said Syafri, di Tanjungpinang, Selasa.
"Konstribusi jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri terhadap jumlah seluruh wisman yang berkunjung ke Indonesia selama November 2010 adalah 22,16 persen. Jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia pada saat itu tercatat sebanyak 578.152 orang," ungkap Said.
Wisman yang berkunjung ke Kepri selama November 2010 terdiri dari Kota Tanjungpinang sebanyak 8.167 orang, Kabupaten Karimun 8.605 orang, Kota Batam 85.307 orang dan Kabupaten Bintan 26.029 orang.
"Wisman yang berkunjung ke Batam naik 10,53 persen, Tanjungpinang 12,85 persen, Bintan 2,34 persen dan Karimun naik 11,65 persen," katanya.
Said mengungkapkan, wisman berkebangsaan Singapura masih menempati peringkat pertama terbanyak mengunjungi Provinsi Kepri. Selama November 2010 wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 71.753 orang, atau sebesar 56,01 persen dari jumlah wisman yang berkunjung ke daerah ini.
Jumlah wisman kebangsaan Singapura yang berkunjung ke daerah ini selama November 2010 tercatat mengalami kenaikan sebesar 17,56 persen dibanding dengan keadaan bulan Oktober 2010.
Wisatawan dari Malaysia yang berkunjung ke Kepri pada saat itu mencapai 18.929 orang atau naik 11,35 persen dan merupakan jumlah wisatawan terbanyak kedua. Konstribusinya mencapai 14,78 persen dari total seluruh wisman yang berkunjung ke Kepri.
Sedangkan kontribusi wisatawan dari negara lainnya yang berkunjung ke Kepri selama November 2010 di bawah 4 persen, antara lain, Korea Selatan, India, Philipina, Jepang, China, Inggris, Amerika, dan Australia.
"Wisman asal Korea Selatan yang berkunjung pada November 2010 mencapai 4.672 orang, turun 15,10 persen dibanding satu bulan sebelumnya. Kemungkinan hal itu disebabkan konflik yang terjadi antara Korea Selatan dengan Korea Utara," ujarnya.(ANT-NP/A013/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
