Logo Header Antaranews Kepri

Harga Cabit Rawit Bintan Rp70.000/Kg

Sabtu, 15 Januari 2011 10:07 WIB
Image Print
Ilustrasi; Pedagang cabai di Tanjungpinang. (kepri.antaranews.com/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga cabai rawit asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau yang dijual di Tanjungpinang mencapai Rp70.000/kg.

Harga cabai rawit asal Bintan yang berbatasan dengan Tanjungpinang naik 100 persen dibanding pekan lalu, kata Ati, 50 tahun, pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

"Cabai rawit sudah tidak laku dijual karena harga mahal. Biasanya cabai rawit laku sekitar 5 kg dalam setiap hari, namun sejak pekan lalu tidak mencapai 1 kg," kata Ati.

Ia mengatakan, harga cabai rawit yang bertahan Rp70.000/kg sejak pekan lalu, tergolong tertinggi selama ini. Kenaikan harga cabai rawit disebabkan persediaannya terbatas.

"Ini adalah pertama kalinya kami menjual cabai rawit hingga Rp70.000/kg," ujar Ati yang telah 8 tahun menjual sayur-mayur di Tanjungpinang.

Ati mengemukakan, cabai rawit yang tidak laku terpaksa dibuang, karena mengalami kebusukan. Cabai rawit asal Bintan yang dijual pedagang di Pasar Baru Tanjungpinang mudah busuk dibanding asal Pulau Jawa dan Sumatra.

"Kami tidak berani mengambil cabai rawit dalam jumlah yang banyak, karena takut tidak laku," katanya.

Sementara Upik (42), salah seorang pedagang sayur-mayur di Tanjungpinang mengarakan, hampir seluruh pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang menolak menjual cabai rawit asal Bintan, karena mudah busuk dan harganya mahal.

"Konsumen juga lebih tertarik membeli cabai rawit asal Pulau Jawa dan Sumatra Utara, karena harganya lebih murah," katanya.

Harga cabai rawit asal Pulau Jawa dan Sumatra Utara yang dijual pedagang di Pasar Baru Tanjungpinang mengalami penurunan dari Rp40.000/kg menjadi Rp32.000/kg. Namun pedagang memastikan harganya akan mengalami kenaikan kembali jika hujan terus mengguyur lahan pertanian.

Selain itu, kenaikan harga cabai rawit juga dipengaruhi biaya produksi, distribusi dan perayaan hari besar keagamaan.

"Sudah seminggu kami harga cabai rawit bertahan Rp32.000/kg. Harganya selalu mengalami perubahan," katanya.
(ANT-NP/A035/Btm2)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026