
BPS: Januari Impor Kepri Turun 10,37 Persen

Tanjungpinang (ANTARA News) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau mencatat impor komoditas migas dan nonmigas ke wilayah tersebut pada Januari 2011 mencapai 815,24 juta dolar Amerika atau turun 10,37 persen dibanding impor Desember 2010.
"Nilai impor Kepri selama Januari 2011 mencapai 815,24 juta dolar Amerika, yang terdiri dari impor migas sebesar 63,57 juta dolar atau 7,80 persen dan impor nonmigas sebesar 751,67 juta atau 92,20 persen," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau Mangamputua Gultom, di Tanjungpinang, Sabtu.
Gultom mengemukakan, nilai impor Kepri selama Januari 2011 turun sebesar 94,29 juta dolar Amerika atau turun 10,37 persen dibanding impor Desember 2010.
Penurunan nilai impor pada saat itu disebabkan turunnya impor komoditas nonmigas sebesar 16,66 persen atau 150,21 juta dolar Amerika. Sementara impor komoditas migas justru mengalami kenaikan sebesar 55,92 juta dolar Amerika atau 730,52 persen.
Bila dibanding dengan nilai impor pada Januari 2010, nilai impor Kepri pada Januari 2011 juga mengalami penurunan, yaitu turun sebesar 0,31 juta dolar Amerika atau 0,04 persen.
Penurunan impor pada saat itu disebabkan turunnya impor komoditas migas sebesar 16,15 juta dolar Amerika atau 20,26 persen.
"Sedangkan impor komoditas nonmigas justru mengalami kenaikan sebesar 15,84 juta dolar Amerika atau 2,15 persen," ujarnya.
Komoditas migas dan nonmigas yang diekspor Singapura ke Kepri selama bulan Januari 2011 menempati urutan pertama terbesar dengan nilai sebesar 414,11 juta dolar Amerika atau 50,80 persen.
Impor dari negara Singapura pada saat itu turun sebesar 3,88 persen dibanding nilai impor bulan sebelumnya.
Impor dari Malaysia menempati urutan kedua terbesar pada Januari 2011 dengan nilai 81,58 juta dolar Amerika atau 10,01 persen. Impor dari negara Malaysia pada Januari 2011 naik sebesar 33,45 persen dibanding bulan sebelumnya.
Sementara China merupakan negara pemasok migas dan nonmigas ke Kepri terbesar ketiga pada saat ini, dengan nilai impor sebesar 81,01 juta dolar Amerika 9,94 persen. Impor dari negara China pada Januari 2011 turun sebesar 12,63 persen dibanding bulan sebelumnya.
Jepang merupakan negara pemasok barang impor ke Kepri terbesar keempat selama Januari 2011 dengan nilai impor sebesar 67,10 juta dolar Amerika atau 8,23 persen.
Impor dari negara Jepang pada saat itu turun sebesar 33,57 persen dibanding bulan sebelumnya.
Negara-negara pemasok migas dan nonmigas ke Kepri lainnya selama Januari 2011 yang mempunyai peran cukup besar adalah Jerman sebesar 24,20 juta dolar Amerika dengan peranannya sebesar 2,97 persen, Amerika Serikat 21,47 juta dolar Amerikan (2,63 persen), Prancis sebesar 11,98 juta dolar Amerika (1,47 persen), Taiwan sebesar 11,41 juta dolar Amerika (1,40 persen), Austria 11,05 juta dolar Amerika (1,36 persen), dan Korea Selatan sebesar 10,63 juta dolar Amerika (1,30 persen).
Pelabuhan bongkar barang impor terbesar adalah Pelabuhan Batuampar dengan nilai impor sebesar 375,19 juta dolar Amerika, disusul Pelabuhan Sekupang dengan nilai 251,35 juta dolar Amerika.
"Konstribusi kedua pelabuhan terhadap total impor yang terjadi selama Januari 2011 mencapai 76,85 persen," ungkapnya.
(ANT-NP/Btm1)
(T.KR-NP/C/A013/A013) 02-04-2011 19:01:54
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
