
PDRB Kepri Ditingkatkan Melalui Investasi Pariwisata

Tanjungpinang (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berupaya meningkatkan produk domestik regional bruto melalui investasi di sektor pariwisata.
Kepulauan Riau (Kepri) membutuhkan anggaran sekitar Rp12 triliun untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian selama lima tahun ke depan, kata Gubernur Kepri, HM Sani, setelah mengikuti rapat paripurna pengesahan Perda Pajak Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Rabu, di Tanjungpinang.
Saat ini, kata dia, pertumbuhan perekonomian 7,2 persen. Sementara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginginkan pertumbuhan perekonomian di Kepri mencapai 10 persen.
"Untuk mencapai target pertumbuhan perekonomian sebesar 10 persen selama lima tahun mendatang tidak mudah," ungkap Sani.
Ia mengungkapkan, anggaran daerah maupun dari pusat tidak akan mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian Kepri yang membutuhkan sekitar Rp12 miliar. Karena itu, kata dia, Pemerintah Kepri harus meningkatkan investasi sektor pariwisata di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun.
Pengembangan investasi sektor pariwisata juga memungkinkan dilaksanakan di kawasan yang bukan FTZ.
"Beberapa investor tertarik membangun objek wisata di Pulau Kepala Jeri dan Pulau Janda Berhias yang berada di Batam. Investor bidang pariwisata juga berminat berinvestasi di Pulau Bawah, Anambas," ujarnya.
Nilai investasi di Kepala Jeri sebesar Rp1 triliun, Pulau Bawah Rp1,5 triliun dan Pulau Janda Berhias sebesar Rp1triliun.
"Mudah-mudahan investasi ini berkembang terus-menerus," katanya.
Sani mengatakan, peningkatan investasi juga dilakukan dengan peningkatan fasilitas penerbangan khusus untuk wisatawan mancanegara di Bintan, Kepri. Pemerintah Kepri dan Bintan berupaya agar Desa Busung, yang berdekatan dengan kawasan wisata internasional Lagoi dibangun bandara.
"Bandara di Busung, Bintan, dapat mendorong perkembangan sektor pariwisata di daerah tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kepri juga akan mengembangkan sektor kelautan dan pertanian dalam rangka meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.
"Kami juga fokus mengelola sektor pertanian dan kelautan," katanya.
(ANT-NP/S006/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
