
Jateng Buka Pasar Batik di Batam

Batam (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Kantor Wilayah II berencana membuka pasar batik di Batam untuk memperkenalkan produk unggulan berkualitas daerah tersebut.
"Batam adalah prioritas pasar penjualan batik tertinggi di Indonesia," kata Kepala Bakorwil II Jawa Tengah, Joko Purnomo, di Batam, Rabu.
Ia mengatakan, Batam adalah tujuan pemasaran dari produk unggulan berkualitas tinggi asli Indonesia.
Bakorwil II Jawa Tengah yang membawahi 11 kabupaten dan 2 kota berminat membuka pasar batik di Batam mengajak lebih dari 20 pengusaha batik dari Jawa dan membawa contoh barang unggulan seperti batik tulis warna alam, tas kulit buaya, dan dompet kulit pari, manisan, ulekan batu, dan kerupuk kenari.
"Ini sebagai bentuk kerjasama kami dengan UKM dan Disperindag serta Kadin Batam juga untuk memajukan industri kecil menengah dan warisan budaya Indonesia," kata Joko.
Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah Kota Batam, Nada Faza Soraya, mengatakan, menyambut baik permintaan Jawa Tengah korwil II membuka pemasaran berbagai jenis barang batik dan aneka hasil usaha dan kuliner lain di Batam.
"Ini menjadi kesempatan kami untuk menarik ilmu dan memberdayakan sumber daya Batam," kata Nada.
Rencana itu, kata dia, sekaligus untuk mensukseskan Batam yang telah ditetapkan sebagai pusat perdagangan batik ASEAN.
Pemasaran batik Jawa Tengah, juga diharapkan dapat merangsang pengrajin Batam dalam mengkreasikan dan memproduksi batik.
"Ini mempermudah kita membentuk jejaring nasional untuk kebangkitan industri kreatif dan komitmen kita memajukan Batam sebagai pusat perdagangan batik ASEAN," kata dia.
(ANT-JYN/M012/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
