Logo Header Antaranews Kepri

Lebaran - Pelabuhan Batam Kembali Ramai

Kamis, 1 September 2011 20:07 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Penumpang feri melalui Pelabuhan Domestik Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis kembali ramai berkaitan dengan libur perayaan Idul Fitri 1432 Hijriah.

"Hari ini jumlah penumpang kembali ramai setelah dua hari lengang," kata Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Erwin Safrizal di Batam.

Berdasarkan data yang disampaikan semua operator pelayaran, kata Erwin, pada Kamis (1/9) jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Domestik Sekupang mencapai 3.157 orang.

"Jumlah tersebut jauh lebih besar dari dua hari sebelumnya yang rata-rata hanya sekitar 1.000 orang dengan jumlah sekitar 20 keberangkatan," katanya.

Erwin menambahkan, jumlah keberangkatan feri mencapai 33 trip, sedangkan waktu normal hanya 23 trip.

"Ada tambahan sepuluh trip pelayaran dengan tujuan dekat seperti Tanjung Balai Karimun, Tanjung Batu, Kundur, dan beberapa pulau kecil di Provinsi Kepulauan Riau," ujar Erwin.

Erwin mengatakan, para penumpang tersebut rata-rata warga Batam yang hendak bersilaturahim dengan keluarga mereka yang berada di luar Batam.

"Walaupun ramai, namun penumpang hari ini bukan penumpang arus balik. Karena pada umumnya pada sore hari mereka sudah kembali ke Batam," kata dia.

Arus balik, kata Erwin, diperkirakan baru akan terjadi pada Sabtu (3/9) dan Minggu (4/9) karena sebagian besar pegawai swasta dan anak sekolah akan kembali beraktivitas pada Senin (5/9).

"Saat ini kapal tambahan sudah disiapkan di Pelabuhan Buton, Pekanbaru dan Pelabuhan Dumai Provinsi Riau, karena sebagian besar pemudik asal Sumatra daratan yang akan balik ke Batam akan melewati dua pelabuhan tersebut," kata Erwin.

Walaupun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 3-4 September, namun kata Erwin, semua operator pelayaran tetap menyiapkan kapal tambahan hingga 7 September.

"Kami tetap siapkan kapal kalau pada dua hari tersebut banyak calon penumpang balik dari Sumatra yang tidak terangkut," kata dia.

(ANT-L/E005/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026