
Harga Daging Ayam di Tanjungpinang Kembali Naik

Tanjungpinang (ANTARA News) - Sebagian pedagang di Pasar Baru Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, menaikkan kembali harga daging ras dari Rp26.000/kg menjadi Rp27.000/kg.
Persediaan daging ayam terbatas sehingga harganya dinaikkan, kata A Kuang, pedagang daging ayam ras di Pasar Baru Tanjungpinang, Sabtu.
"Penjualan daging ayam ras cukup banyak, sehari laku 150-200 kg," ujarnya.
Menjelang Lebaran harga daging ayam ras naik dari Rp26.000/kg menjadi Rp27.000/kg. Kemudian pedagang menurunkan kembali harganya menjadi Rp26.000 pada hari ketiga Idul Fitri.
"Kalau persediaannya banyak, harganya dapat turun kembali," katanya.
A Kuang mengatakan, sebagian daging ayam ras yang dijualnya masih berusia muda, dengan berat tidak mencapai 1 kg. Sebagian konsumen menyukai daging ayam tersebut.
"Harganya bisa naik lagi jika ayam ras langka," ungkapnya.
Sebagian pedagang di Pasar Baru Tanjungpinang masih bertahan menjual daging ayam ras dengan harga Rp26.000/kg, karena khawatir ditinggalkan konsumen.
Topan, pedagang daging ayam ras di Pasar Baru Tanjungpinang, menjual daging ayam ras Rp26.000/kg sejak tiga hari Lebaran hingga sekarang. Harga daging ayam ras akan naik jika terjadi kelangkaan.
"Besok harganya masih Rp26.000/kg," kata Topan.
Ia mengatakan, rata-rata dalam sehari daging ayam ras laku terjual 100-150/kg. Permintaan terhadap daging ayam ras sejak puasa hingga sekarang cukup tinggi bila dibanding kondisi dua bulan yang lalu.
"Sebagian pembeli daging ayam ras yang kami jual adalah pedagang rumah makan siap saji," ujarnya.
(ANT-NP/A013/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
