
Pemkab Natuna siapkan lahan 10 hektare untuk bangun peternakan terintergrasi

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menyiapkan lahan seluas 10 hektare (ha), untuk membangun peternakan terintegrasi yang meliputi kandang pullet (ayam dara), gudang pendingin (cold storage), serta Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna Wan Syazali di Natuna, Kamis, mengatakan pembangunan peternakan itu menggunakan anggaran dari Danantara.
Menurut dia, lokasi pembangunan peternakan terintegrasi itu berada di Padang Angus, Kecamatan Bunguran Tengah. Sedang jumlah kandang ayam dara yang akan dibangun sebanyak lima unit, dengan estimasi kapasitas setiap kandang bisa untuk 20.000 ekor ayam.
“Cold storage yang akan dibangun berkapasitas 100 ton serta rumah potong hewan unggas (RPHU) untuk mendukung operasional,” ucap dia.
Meski didanai Danantara, kata dia, program hilirisasi peternakan ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pertanian tahun 2026.
Baca juga: Pemkab Natuna beri bantuan beras 10 kg untuk warga miskin
Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Natuna mengusulkan agar program tersebut dialokasikan di Natuna, sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan di Kepulauan Riau pada umumnya dan Natuna khususnya.
Menurut dia, Bupati Natuna tengah berupaya menyiapkan Natuna menjadi wilayah yang mampu swasembada daging ayam dan telur, sehingga tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Natuna, keberadaan peternakan pullet tersebut nantinya juga diharapkan dapat menyuplai kebutuhan telur hingga ke Kabupaten dan Kota lain di Kepulauan Riau.
Ia menambahkan, proyek tersebut diproyeksikan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Natuna serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran.
"Pemerintah daerah Natuna berharap pembangunan agar dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat", ujar dia.
Baca juga:
BP3MI Kepri cegah keberangkatan seorang PMI diduga akan kerja judol di Kamboja
BI Kepri perluas implementasi QRIS ke masjid dan pasar tradisional di Batam
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
