Logo Header Antaranews Kepri

DPRD Batam Desak Pemkot Pindahkan SMP 28

Rabu, 21 September 2011 13:54 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - DPRD Batam mendesak Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau memindahkan lokasi gedung SMP 28 yang selalu kebanjiran bila hujan dan air laut pasang.

"Kami minta itu direlokasi sajalah, diprioritaskan untuk relokasi," kata anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho di Batam, Rabu.

Menurut Sihaloho, relokasi adalah solusi terbaik ketimbang dengan meninggikan lantai di lokasi yang sama.

Bila diurug dengan menimbun lantai I, kata dia, belum tentu masalah selesai, karena kondisi lahan yang berdiri di atas rawa.

"Itu rawa, kalaupun diurug dan disuntik paku bumi, itu malah akan merusak lantai II," kata dia.

Meskipun biaya pembangunan sekolah baru lebih mahal, namun lebih efektif dibanding urug.

"Urug itu lebih berisiko," kata dia.

Relokasi SMP 28, kata dia, harus ditempatkan di daerah berdekatan dengan sekolah lama, agar tidak menyulitkan pelajar.

"Kami minta secepatnya direlokasi. Kasihan pelajar, setiap hujan gotong royong, tidak bisa belajar," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan pemerintah memiliki dua opsi penyelesaian masalah SMP Negeri 28 yaitu relokasi dan renovasi.

"Ada opsi relokasi, tapi, ke mana masih belum tahu," kata Wali Kota.

Menurut dia, rekolasi merupakan jawaban atas permasalahan SMP Negeri 28 itu sehingga maka siswa dapat belajar dengan normal.

Sedangkan pilihan ke dua, menurut Wali Kota adalah merenovasi sekolah yaitu lahan sekolah diurug dan dibangun kembali di lantai dua.

Selama kedua opsi itu belum bisa dijalankan, kata Wali Kota, para siswa menumpang belajar SMA 3.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengatakan setelah Idul Fitri, siswa-siswa kelas I dan II akan numpang sementara di SMA III. Siswa kelas III saja yang tetap belajar dilantai dua sekolah tersebut.

Menurut Muslim, hal tersebut terpaksa dilakukan agar kegiatan belajar siswa-siswa kelas I dan II SMP tersebut tidak terganggu selama proses perbaikan.

Muslim tidak bisa memastikan berapa lama siswa-siswa tersebut akan numpang di SMA tersebut.

(ANT-YJN/A013/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026