
Ayam Segar Langka di Batam

Batam (ANTARA News) - Ayam segar langka di pasar tradisional Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau sejak lima hari terakhir.
"Ayam segar sudah didapat, tidak ada pasokan. Yang ada hanya ayam beku saja," kata seorang pedagang di Pasar Botania, Rizal, Selasa.
Rizal mengatakan, sejak lima hari terakhir ia hanya mendapatkan pasokan ayam segar sebanyak tiga kali.
"Itupun hanya sekitar lima kilogram setiap kali dipasok. Mereka (pemasok) mengatakan peternak di kawasan Rempang dan Galang Kota Batam gagal panen akibat cuaca buruk. Jadi persediaan yang ada harus dibagi pada seluruh pedagang," tambah dia.
Rizal menambahkan, akibat kelangkaan tersebut pedagang terpaksa menaikan harga dari sekitar Rp25 ribu/kg menjadi berkisar Rp32 ribu/kg.
"Mau tidak mau harus dinaikkan. Kami hanya mengikuti harga dari pemasok saja," ucap dia.
Karena tidak ada ayam segar, Rizal dan beberapa pedagang di pasar tersebut hanya menjual ayam beku yang didatangkan dari luar Batam dengan harga Rp25.000 per kilogram.
"Kalau persediaan ayam beku masih mencukupi, namun karena daging segar tidak ada harganya sedikit mengalami kenaikan dari sekitar Rp22.000 menjadi Rp25.000/kg," tambah dia.
Hal serupa juga disampaikan Sulaiman, pedagang di Pasar Nasa Centre, ia mengatakan dua hari terakhir sama-sekali tidak mendapatkan pasokan ayam segar.
"Sudah dua hari tidak ada pasokan. Kata pemasok persediaan ayam pada peternak di Barelang tidak ada, yang ada hanya ayam-ayam beku saja," kata Sulaiman.
Sulaiman mengatakan, cuaca buruk yang terjadi beberapa minggu terakhir mengakibatkan pasokan ayam dan beberapa komoditas lain seperti sayur-mayur dan bumbu-bumbu dapur juga terhambat dan mengakibatkan kenaikan harga.
"Hampir semua komoditas mengalami kenaikan harga. Apalagi yang harus didatangkan dari luar daerah," tambah Sulaiman.
Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Kota Batam menunjukkan sepanjang hari ini dan esok (Selasa-Rabu) seluruh wilayah di Provinsi Kepulauan Riau masih akan terjadi hujan dengan intensitas sedang dan tinggi.
(pso-292/B008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
