
Kemendag Gelar Pameran Maritim di Batam

Batam (ANTARA) - Kementerian Perdagangan menggelar "Marine Batam Expo 2011" di Batam, Kepulauan Riau, 12-15 Oktober 2011, yang akan diikuti puluhan perusahaan dalam dan luar negeri.
"Perusahaan tersebut akan memamerkan logistik industri maritim," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi, Rabu.
Dalam penyelenggaraan pameran itu Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, serta Kamar Dagang dan Industri Daerah Kota Batam.
Menurut Kepala Dinas, pameran itu penting bagi pertumbuhan Batam sebagai basis logistik industri migas dan pengembangan perkapalan dunia.
"Ini akan mendorong Batam sebagai pusat penunjang industri migas nasional dan regional," kata Ahmad Hijazi.
Menurut dia, dalam beberapa pameran sejenis, selalu ada peningkatan penjualan dan pencapaian, termasuk pengembangan Batam sebagai kawasan industri.
"Industri maritim di Batam, seperti shipyard dan pipa migas terus berkembang. Perusahaan industri migas di Natuna juga basisnya di Batam. Jadi tepat jika kegiatan ini dilakukan di Batam," kata Kepala Dinas.
Marine Batam Expo 2011 di Batam merupakan gelaran tahunan sejak 2008.
Ketua Panitia Penyelenggara Batam Marine Expo 2011 Mulianto mengatakan sejak 2008 sampai 2010, selalu terjadi peningkatan transaksi dalam pameran itu.
Pada 2009, kata dia, sebanyak 70 perusahaan ikut berpartisipasi dengan transaksi 30 juta dolar Amerika Serikat. Lalu pada 2010, sebanyak 78 perusahaan berpartisipasi dengan transaksi sebesar 50 juta dolar Amerika Serikat dan 5.600 pengunjung.
Pada penyelenggaraan 2011, ia mengatakan, sejumlah perusahaan nasional dan internasional akan ikut ambil bagian di antaranya perusahaan Amerika Serikat, Prancis, Australia, Norwegia, Malaysia, dan Singapura.
"Kami targetkan akan terjadi kenaikan transaksi sebanyak 30 persen, juga jumlah pengunjung," kata dia.
Selain pameran, acara itu juga diramaikan dengan seminar industri maritim.
Mengenai tata cara pemasukan barang pameran ke KPBPB yang selalu dikeluhkan penyelenggara pameran, ia mengatakan, sudah diselesaikan pemerintah kota.
"Sudah ada kesepakatan antara Wali Kota dan Bea Cukai, agar barang yang masuk untuk sementara waktu, dibantu," kata dia.
(YJN/N002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
