Logo Header Antaranews Kepri

Wisman Borong Batik Pekalongan di Batam

Sabtu, 15 Oktober 2011 19:33 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Wisatawan mancanegara memborong Batik Pekalongan dalam Pameran Batik di Batam, demikian diungkap sejumlah peserta pameran itu.

"Dari pagi, pembeli dari mancanegara banyak yang memborong batik yang dipamerkan ini," kata Adi, peserta Pameran Batik Pekalongan di Batam.

Ia mengatakan wisatawan asal Singapura, Malaysia dan Korea meminati batik cap ketimbang batik tulis.

Menurut dia, batik cap, khususnya buatan Pekalongan kaya warna dan model sehingga lebih diminati pembeli.

"Harganya juga lebih akrab," kata dia.

Selain wisman, busana batik juga diminati warga Batam, kata dia.

"Sebelum masuk akhir pekan, dagangan kami sudah banyak dibeli orang sini," kata Adi.

Di tempat yang sama, wisman Singapura, Andre, mengatakan menyukai batik karena tidak panas dan motifnya beragam.

"Beda dengan batik-batik yang sering saya lihat, di sini (batik Pekalongan-red) lebih kasual dan menyenangkan," kata Andre.

Selain untuk dipakai sendiri, Andre mengatakan membeli beberapa helai baju batik untuk oleh-oleh kerabat di negaranya.

Sebanyak 20 pengrajin batik Pekalongan menggelar pameran di sebuah mal di Batam.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Batam Nada Faza Soraya mengatakan Batam adalah kota yang cocok dijadikan etalase bagi para pengrajin batik yang ingin memamerkan karyanya ke manca negara.

"Sebab, setiap akhir pekan, mal-mal Batam dipadati wisman," kata Nada.

Selain itu, petinggi negara-negara ASEAN menyepakati Batam sebagai pusat perdagangan batik ASEAN.

Yayasan Kadin Indonesia bersama Yayasan Batik Indonesia didukung beberapa kementerian menggelar Pameran Batik, sebagai perayaan penetapan Batam sebagai Pusat Batik ASEAN, 2 Oktober 2011.

Nada mengatakan menjelang acara puncak, digelar beberapa kegiatan, di antaranya bekerja sama dengan pengrajin Pekalongan menggelar Pameran Batik Pekalongan.

(Y011/B013)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026