
Dua Warga Batam Hilang di Perairan Sauh

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Dua dari enam orang warga Telaga Punggur, Batam, hilang di perairan Tanjung Sauh, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Keenam orang warga Punggur itu beserta pompong yang digunakan untuk memancing di perairan Tanjung Sauh pada Minggu siang (16/10) tenggelam diterjang angin puting beliung, kata petugas Bandar Pelabuhan Punggur, Nuryanto, ketika dihubungi dari Tanjungpinang, Senin.
"Petugas SAR, Polair Batam dan TNI AL hingga siang ini masih mencari kedua korban," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV/Tanjungpinang, Mayor Janes Sitanggang, mengatakan, pompong tanpa nama tersebut tenggelam diterjang ombak dan angin kencang.
Warga yang berhasil diselamatkan adalah Laroni, Jefri dan Yonki, sementara seorang lainnya yang berhasil selamat belum diketahui identitasnya.
Sedangkan salah seorang warga Punggur belum berhasil ditemukan Yan, seorang lagi belum diketahui identitasnya. Pencerian kedua korban itu terkendala dengan cuaca buruk disertai angin kencang di sekitar Tanjung Sauh.
Saat ini, Yan, tekong pompong tersebut masih diperiksa Polair Batam, kata Janes.
Ia mengimbau, nelayan maupun warga yang ingin memancing ikan di perairan dalam perlu mewaspadai angin kencang dan ombak besar. Sebaiknya, warga maupun nelayan tidak menggunakan pompong atau sampan di perairan yang jauh dari bibir pantai.
"Ombak dan angin kencang membahayakan keselamatan," katanya.
(NP/K005)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
