
Pasien DBD Asal Buru Bertambah Dua Orang

Karimun (ANTARA Kepri) - Pasien diduga terkena demam berdarah dengue asal Pulau Buru, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, yang dirujuk di Puskesmas Tanjung Balai Karimun, bertambah dua orang.
Keduanya tiba di Puskesmas Tanjung Balai Karimun, Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB, dengan menumpang kapal sewaan dari Pulau Buru.
Dua pasien yang diduga terkena demam berdarah dengue (DBD) masing-masing Hendri (6,9 tahun) dan Lisa (11), keduanya warga RT 02/04 Dusun Buru Padang, Kelurahan Buru, Kecamatan Buru.
Ali, orang tua Hendri mengatakan, anaknya mengalami demam panas tinggi sejak Senin pagi dan langsung dibawa ke Puskesmas Buru.
"Pihak Puskesmas Buru sempat mengizinkan anak saya pulang karena panasnya turun, tapi setelah itu saya bawa kembali ke puskesmas karena panasnya kembali meninggi," katanya yang ditemui di Puskesmas Tanjung Balai Karimun.
Tim medis Puskesmas Buru, lanjut Ali melakukan diagnosa dan menyatakan anaknya positif DBD.
"Anak saya kemudian dirujuk ke sini untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Tim dokter akan melakukan diagnosa ulang besok pagi," katanya.
Sedangkan Lisa juga mengalami demam panas tinggi dan dirujuk bersamaan dengan Hendri ke Puskesmas Tanjung Balai Karimun.
Jali, keluarga korban mengatakan wabah DBD makin meluas di Buru, jika sebelumnya menyerang warga Dusun Busung, kini mulai menjangkau warga Dusun Buru Padang.
"Kami berharap pihak Dinas Kesehatan melakukan tindakan cepat untuk mencegah merebaknya wabah ini ke dusun lain," ucapnya.
Dia mengatakan, petugas Dinkes terakhir kali melakukan pengasapan pada Sabtu pascameninggalnya korban atas nama Siti Aisyah. Namun demikian, pengasapan tersebut, menurut dia belum memuaskan warga.
"Petugas hanya mengasapi lingkungan sekitar rumah, seharusnya pengasapan juga dilakukan di dalam rumah karena tidak tertutup kemungkinan nyamuk DBD bersarang di sana," katanya.
Hingga saat ini, jumlah pasien DBD asal Buru sebanyak 16 orang, termasuk Hendri dan Lina. Dari 16 pasien tersebut, dua di antaranya meninggal dunia atas nama Nurfaizah (3 tahun) dan Siti Aisyah (8).
Sedangkan pasien yang dirawat di Puskesmas Tanjung Balai Karimun yang Senin siang berjumlah delapan orang, tinggal dua orang setelah enam lainnya diperbolehkan pulang pada sore hari.
Dua pasien yang tinggal tersebut masing-masing Febriansyah (3,8) yang dirawat sejak Minggu (16/10) dan Muhammad Jamadil (3) yang dirawat sejak pekan lalu.
(pso-028/Y008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
