Logo Header Antaranews Kepri

Massa Buruh Bakar Pos dan Mobil Polisi

Kamis, 24 November 2011 18:11 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Massa buruh yang diusir kepolisian dari Kantor Wali Kota Batam, Kamis petang membakar mobil dan merusak beberapa pos polisi di Simpang Kabil, Simpang Batamindo Mukakuning dan Simpang Base Camp Batuaji.

Massa berkonvoi dengan sepeda motor membakar satu mobil polisi dan memorakporandakan pos polisi di Simpang Kabil seberang Kepri Mall.

Di pertigaan Batamindo satu sepeda motor dibakar massa berikut pos polisi lalu lintas di dekatnya, dan tak jauh dari gerbang Kawasan Industri Batamindo, sebuah mobil di tengah jalan hangus.

Di Pos Polisi Dam Sei Mukakuning sebuah mobil warga yang diparkir dihanguskan pengunjuk rasa, sedangkan kaca-kaca bangunan pos itu hancur sementara api tidak membesar.

"Mau apa lagi? Tadi kami konsentrasi di Batam Kota. Anggota di sini menyelamatkan diri dari massa brutal," kata Kapolsek Sei Beduk AKP Firdaus.

Pjs Kapoltabes Barelang AKBP Yohanes Widodo bersama pasukan Brimob dan Sabhara meninjau kerusakan dan bergerak ke arah Tanjunguncang dan Sagulung.

Di arah itu, pos polisi di depan kompleks Perumahan MKGR dan Pos Polisi Lalu Lintas di Simpang Base Camp juga hancur dibakar.

Kaca-kaca depan Markas Polsek Sagulung juga dilempari massa yang bubar setelah mengeluarkan tembakan.

Dari arah Batuaji ke Sekupang, pos polisi di Pasar Aviari Batuaji juga habis dibakar massa.

Sementara itu Wali Kota Ahmad Dahlan dalam pertemuan dengan perutusan serikat pekerja menyatakan akan tetap mengajukan upah minimun kota (UMK) 2012 sebesar Rp1,302 juta sebagaimana nilai kebutuhan hidup layak yang dibuat tahun 2011.

Wali Kota menyatakan bersedia berbicara langsung tentang sikap tersebut di hadapan massa bila kondisi keamanan terjamin.

Pada Kamis sekitar 14.30 WIB massa pengunjuk rasa sudah menyingkir dari kantor pemerintah setempat setelah diwarnai saling lempar batu dengan aparat kepolisan dan Satpol PP Pemkot Batam.

Massa yang terdesak, membakar ban dan spanduk di tiga tempat sepanjang Jalan Engku Putri dan dalam perjalanan mundur dari tempat "laga", membakari beberapa pos polisi dan mobil.

(A013/E010)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026