Logo Header Antaranews Kepri

ICMP Batam Masih Rendah

Sabtu, 11 Februari 2012 04:52 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Hasil penelitian oleh tim peneliti indeks capaian mutu pendidikan (ICMP) menunjukkan kualitas sekolah SMP di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada 2011 masih rendah, kalah dengan Indragiri Hilir yang menjadi daerah dengan kualitas terendah di Provinsi Riau.

"Batam masih di bawah Indragiri Hilir. Padahal dari kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau, ICMP Indragiri Hilir itu yang paling rendah," kata anggota Tim Ahli ICMP Deibel Effendi yang memaparkan hasil penelitian pada Komisi IV DPRD Kota Batam, Dinas Pendidikan dan pelaku pendidikan setempat, Jumat.

Di Kepulauan Riau (Kepri) Batam juga kalah dari Karimun dan Tanjungpinang.

Menurut dia, ICMP Kota Batam hanya 0,22 dan masuk dalam posisi rendah (0-0,4), sementara ICMP Indragiri Hilir dengan indeks 0,40 menjadi daerah terendah di Riau.

Effendi mengatakan, penelitian untuk Kota Batam dilakukan pada 26 SMP Negeri dengan menggunakan indikator delapan standar nasional pendidikan.

"Kajian tersebut di antaranya mencakup proses pembelajaran di sekolah, akuntabilitas kebijakan dan lingkungan, dengan merujuk kepada UU Nomor 30 Tahun 2003," kata dia.

Dari delapan indikasi, standar pembiayaan memberikan indeks tertinggi yaitu 0,57. Namun, standar pembiayaan yang tinggi itu malah bertolak belakang dengan pencapaian kualitas pendidikan.

"Biaya yang tinggi harusnya mendongkrak indikasi pada standar isi, proses, dan manajemen. Sewajarnya pembiayaan yang besar akan memberikan efek pada tingginya nilai pada tiga indikasi tersebut," kata dia.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam Zarefriadi mengatakan hasil tersebut akan dijadikan pedoman bagi dinas untuk menentukan kebijakan kedepan bagi perkembangan pendidikan kota setempat.

"Hasil tersebut akan menjadi acuan bagi kami untuk meningkatkan kualitan pendidikan di Batam. Kami akan segera mengambil langkah-langkah perbaikan," kata dia.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Ricky Indrakari mengatakan hasil ini harus menjadi cambuk bagi seluruh pihak yang terkait dengan pendidikan.

"Hasil ini harus bisa menggugah semua pihak untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di Batam. Saya rasa bukan saatnya lagi menyalahkan salah satu pihak dengan hasil ini," kata dia.

(KR-LNO/M027)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026