
PLN Segera Operasikan PLTU Tanjung Kasam

Batam (ANTARA Kepri) - Senior Manager Komunikasi dan Hubungan Investor PT Pelayanan Listrik Nasional (anak perusahaan PT PLN Persero), Agus Subekti, mengungkapkan PLTU Tanjung Kasam 2x55 MW yang dibangun oleh PT Tanjung Kasam Power segera beroperasi.
"Pasokan batubara dari kalimantan Timur sudah datang, pembangkitnya juga sudah hampir siap, segera diujicoba dan dioperasikan secara komersial," kata dia di Batam, Selasa.
Ia mengatakan, sebanyak 12 ribu metrik ton batubara yang akan digunakan untuk proses pengujian dan komisioning yang merupakan salah satu tahapan akhir menuju operasi komersial PLTU sudah tiba Selasa pagi.
"Ujicoba segera dilakukan, namun untuk operasional secara komersial kemungkinan akan mulai pada Juni nanti," kata dia.
Agus mengatakan, saat ini perkembangan pembangunan PLTU Tanjung Kasam, sudah mencapai 87,84 persen.
"Beberapa peralatan utama seperti 'jetty, conveyor, boiler' dan peralatan lainnya sudah selesai dikerjakan pada unit satu yang rencananya akan beroperasi mulai Juli nanti," kata Agus.
Operasi komersial PLTU Tanjung Kasam akan mendukung keandalan sistem kelistrikan di Pulau Batam dan secara langsung meningkatkan pelayanan bright PLN Batam kepada masyarakat.
Listrik dari PLTU Tanjung Kasam rencananya juga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik Pulau Bintan di seberang Pulau Batam.
PT PLN Batam sebelumnya sudah menandatangai kerja sama dengan PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau dan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jaringan Sumatra 1 tentang pembangunan transmisi interkoneksi listrik Batam-Bintan dan Belakang Padang di Batam beberapa waktu lalu.
Rencana tersebut didukung Komisi XI DPR karena dinilai interkoneksi itu selain akan mengatasi masalah kekurangan pasokan listrik juga dapat mempercepat pertumbuhan industri di Pulau Bintan.
"Bila pasokan listrik memadai akan banyak industri bermunculan di Bintan," kata Anggota Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Aziz.
Direktur Operasi Indonesia Bagian Barat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Hari Jaya Pahlawan mengatakan saat ini PLN Batam memiliki kelebihan daya listrik sekitar 56 mega watt (MW) pada beban puncak pemakaian (pukul 19.00-22.00 WIB).
"PLN Batam saat ini memiliki daya 320 MW, padahal beban puncak pemakaian di Batam hanya sekitar 264 mw. Kelebihan yang dimiliki bisa digunakan untuk memasok kebutuhan di Bintan," kata dia. (KR-LNO/B008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
